The Silence Between Us

The Silence Between Us

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 9, 2025
•ᴀʟɪʀᴀ ᴅᴀɴᴀꜱʏᴀ• Seorang gadis yang hanya ingin lulus dengan tenang, tanpa drama. "Tapi tiba-tiba, seorang cowok asing ingin mengenalku dan entah mengapa, gue tak bisa menolak."* Alira adalah gadis ambisius yang tak pernah tertarik pada keramaian. Sebagai murid pindahan, ia lebih memilih menyendiri, menghindari perhatian, dan meredam rasa penasaran orang lain dengan sikapnya yang dingin. Baginya, sekolah hanyalah batu loncatan menuju masa depan bukan tempat untuk membuka hati, apalagi jatuh cinta. Hingga suatu hari, Tasya teman sekelas yang terlalu bersemangat mendekatinya dengan permintaan sederhana: "Boleh kasih nomor ke sepupu cowok gue? Dia mau kenalan. Tenang, cuma itu aja, kok!" Seharusnya, Alira menolak. Tapi entah kenapa, kali ini mulutnya menjawab lebih cepat dari pikirannya. "Boleh." Dan itu mengubah segalanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sayang
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • SI TAMPAN AERO
  • About We [End✔️]
  • MY ADORABLE NEIGHBOR
  • Stolen Before Fallen
  • Ex or New? [REVISI]
  • Rannia√
Sayang

TERBIT 📖 - "Siapa yang bernama Sayang di sini?" teriak panitia itu, membuat sebagian orang di sana menahan tawa sekaligus penasaran. "Ayo ngaku aja." Alya mengangkat wajahnya. "Sayang...," panggil cowok itu lagi, membuat Alya melihat ke sekelilingnya. "Nggak usah cari ke sana kemari karena yang namanya Sayang itu kan elo." Alya mengernyit. Geli. Dia menatap cowok itu. Kernyitan di dahinya semakin dalam saat cowok itu melihat ke arahnya sembari tersenyum. "Halo, Sayang?" Cowok itu mengangkat tangannya. "Kenalin, gue Arya." Mulai hari itu, Alya tak tahu bahwa kehadiran Arya ke depannya akan memberi warna dalam hidupnya. Warna-warni. Dan jangan lupakan kelabu. copyright©2019, sirhayani

More details
WpActionLinkContent Guidelines