We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
'Till our next eclipse

'Till our next eclipse

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 9, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
"Lunara Evelisse..." Nama itu tidak boleh disebut di bawah sinar matahari. Karena setiap kali seseorang menyebutnya, matahari meredup sebentar. Dulu, katanya, dia adalah ratu dari kerajaan malam - cantik, tenang, dan abadi. Namun hatinya terpaut pada satu hal yang tidak bisa dimilikinya: cahaya. Dia jatuh cinta pada Sang Penerang Timur - jiwa matahari itu sendiri. Tapi cinta mereka menyalakan kutukan kuno: jika mereka bersatu, dunia akan terbakar dalam cahaya tanpa bayangan, dan semua akan musnah. Maka mereka dipisahkan oleh langit, oleh waktu, dan oleh takdir. Sekarang, mereka hanya bisa bertemu sekali setiap seribu tahun, saat dunia berada dalam gerhana total. Dan bahkan saat itu... ...mereka hanya bisa saling memandang. Mungkin, di kehidupan selanjutnya, mereka akan lahir sebagai manusia biasa. Dan mungkin... cinta itu akan diberi izin.
All Rights Reserved
#6
kieran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELENOPHILE : RED MOONBOUND [TERBIT]
  • Exchange Souls With Villains
  • Legend of the Sun and Moon
  • Cahaya Dan Kabut-Beyond Fate
  • A Life Not Meant to Be
  • Luka Anak Pertama
  • I'm Aurora (End - Terbit)
  • Ourania Lune (Ravenshade 1)

⚠️Versi Wattpad masih belum direvisi ya.. Tunggu versi cetaknya yang akan segera terbit di Penerbit Teori Kata Publishing 🫶 🌱 Starla Lenora adalah gadis yang sejak kecil hidup dengan kehampaan, seolah ada bagian dari dirinya yang hilang bersama malam. Namun segalanya berubah saat ia bertemu seorang anak laki-laki misterius bernama Al di tengah hutan sunyi, pada malam ketika bulan memerah seperti darah. Sejak pertemuan itu, hidup Starla tak lagi sama. Ramalan kuno tentang Sang Pemutar Waktu perlahan terbangun. Tanda lahir berupa bulan merah dan simbol jam di telapak tangan mereka menjadi pertanda bahwa takdir besar sedang menunggu. Tiga dentang lonceng membawa mereka melintasi batas ruang dan waktu, menuju era kedua, dunia asing yang terasa begitu berbeda dari Arawen. Namun sesampainya di sana, sesuatu yang mustahil terjadi. Starla dan seorang gadis bernama Luna saling bertukar jiwa. Kini Starla harus hidup sebagai Luna di era modern, sementara Luna terjebak menjalani kehidupan Starla di Arawen. Di tengah kekacauan dua dunia, Starla dipertemukan dengan dua pemuda misterius yang terasa begitu familiar dan keduanya memiliki banyak kesamaan dengan Al. Dari tatapan mereka, suaranya, bahkan dari cara mereka melindunginya. Semakin lama, Starla mulai mempertanyakan satu hal, Siapa sebenarnya Al? Apakah ia adalah Gallen, yang hangat seperti cahaya bulan? Atau justru Aleron, pemuda dingin yang perlahan tenggelam dalam luka dan kegelapan? Namun tanpa mereka sadari, waktu yang terus mereka ganggu perlahan mulai menghancurkan segalanya. Rahasia tentang kerajaan Arawen, kutukan bulan merah, hingga sosok misterius bernama Aurion membawa mereka pada kenyataan bahwa tidak semua takdir diciptakan untuk berakhir bahagia. Terkadang, orang yang paling ingin kita temukan, justru menjadi alasan terbesar mengapa kita harus belajar merelakan. #sudah terbit

More details
WpActionLinkContent Guidelines