Five Winters Ago

Five Winters Ago

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 15, 2025
Lady Evelyne Whitmore, anak tunggal dari Count Whitmore, hidup dalam kemewahan namun penuh kesepian. Tunangannya, Lord Cedric Halborough, adalah pria yang terhormat di mata masyarakat, namun menyimpan sisi gelap yang hanya Evelyne kenali di detik-detik terakhir hidupnya-saat dia ditolak dari tebing, jatuh ke kematiannya pada malam musim dingin yang membeku. Namun takdir membelok. Evelyne terbangun beberapa jam sebelum malam nahas itu, di hari yang sama, dengan tubuh dan ingatan utuh-dengan rasa dingin kematian masih melekat di kulitnya. Tapi ada satu hal yang tak pernah dia ingat dari kehidupan sebelumnya: kehadiran seorang pria asing-Duke Ainsley Ravendans, pria berdarah bangsawan yang tak pernah muncul dalam garis masa lamanya. (Bantuan chatgpt)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Villain's Dream
  • Lukisan Takdir [C]
  • BUKAN UNTUKMU-ONGOING
  • Skylines | [OG]
  • 4. Mark By Fate (Slow update)
  • MR. HARRAZ FARHAN : HEADPREFECT LOVE || OG
  • KALAU SUDAH TERTAKDIR | C
  • Thorns Of Light And Shadow
  • When God's Will ✔️   (ᴄᴏᴍᴘʟᴇᴛᴇᴅ)
  • Guardian: Brian Austen (C)

Mimpi bahagia. Bayangan gembira. Ini hanya hikayat yang tak akan mati. Semua orang mempunyai cinta hati, cinta mati. Melur Eliana. Seorang usahawan wanita yang berjaya. Mempunyai syarikat kosmetik. Tetapi, hatinya kosong. Merindui cinta lamanya yang tidak pernah dipandang. Iskandar Al-Furqan. Mempunyai sisi hitam. Seorang usahawan dan bangsawan muda. Mencari cinta mati, bersama hati yang mati. Dia tidak pernah melupakan kekasih lama yang telah pergi. "Saya cintakan awak dari dahulu Furqan. Tapi awak tak pernah pandang. Cinta saya hanyalah wayang untuk awak"- Melur Eliana. "Aku akan lindung kau sampai aku mati. Sampai akhir nafas aku."- Iskandar Al-Furqan. Mimpi hanya mimpi. Mainan lena. dia hanya berharap mereka akan bahagia, tetapi semuanya dusta. "Awak tak pernah cintakan saya ke Furqan?"- Melur Eliana. "Aku hanya sayangkan kau. Bukan cintakan kau. Maaf sebab khianati kau."- Iskandar Al-Furqan. Kadang, orang yang paling dipercayai adalah pengkhianat terbesar. Pembunuh yang menyorok disebalik khimar putih yang suci. Ada rahsia tersembunyi. Ada kebenaran belum tersingkap. Semuanya perlu dirungkai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines