We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Love Needs Struggle

Love Needs Struggle

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Thu, Apr 10, 2025
WpInfo
Fanfic
"aku di Bandung sebentar doang kok" Itulah ucapan sekaligus janji Al-Ghifari kepada Syaina sebelum akhirnya menaiki kereta tujuan kebumen-bandung Lalu bagaimana jika semesta mentakdirkan mereka berjumpa di Jakarta tapi dengan kondisi Al Ghifari tidak ingin bertemu bahkan tidak ingin mengenalnya lagi Sakit hati? Tentu!!! Perempuan mana yang akan tenang ketika seseorang yang ia tunggu tak pernah hadir kembali bahkan kehadirannya yang tiba tiba tak lagi di anggap Tapi sosok Syaina bukan lah yang mudah menyerah dan menye menye Banyak rintangan yang di hadapi nya ketika mencari perhatian dari sosok Al-Ghifari Akan kah Syaina melupakan dan mengikhlaskan Al-Ghifari begitu saja? Atau Syaina akan terus berjuang untuk meluluhkan hati Al-Ghifari? ..... No plagiat!!!!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Waktu Yang Salah (Completed)
  • Berlabuh di Takdir-Nya
  • zeandra dan Marsha...
  • Amin paling serius
  • 𝐄𝐥𝐝𝐢𝐫𝐚 || [Greshan]
  • HIJRAH MAHABBAH
  • Arfan & Syeira
  • Antara Nada dan Lensa

Tepat satu tahun lalu. Ardila dan Fakhri memutuskan untuk memilih berjalan di jalan masing-masing. Keputusan yang benar-benar menyiksa sampai detik dimana Ardila mengungkap perasaannya saat ini. Ardila tau benar bahwa hal ini bukanlah hal yang mudah untuknya, tetapi mau tidak mau Ardila harus sudah berbesar hati melihat Fakhri menemukan kebahagiannya(lagi). Ardila tidak marah, tetapi Ardila pun tak bisa turut bahagia. Terlalu munafik, bukan? Setidaknya terimakasih pernah mengisi meskipun hanya singgah dan sampai Ardila berada di titik terlemah dan memutuskan untuk pergi. Percayalah Fakhri, Ardila pernah sebahagia itu. Bersamamu yang pernah menjadi tempat Ardila kembali meski di Waktu Yang Salah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines