Daftar Rencana

Daftar Rencana

  • WpView
    Reads 448
  • WpVote
    Votes 74
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 15, 2026
"Frung!" suara Kael terdengar dari luar kamar, tegas namun santai. Dengan langkah berat, Frung menyeret kakinya menuju pintu dan membukanya. Raut wajahnya jelas menunjukkan frustasi yang tak lagi bisa disembunyikan. "Apa?" tanyanya ketus, menatap Kael yang berdiri di ambang pintu dengan senyum tipis. Kael menatap adiknya sebentar, lalu berkata ringan, "Abang nitip Ssongjet di kamar kamu, ya." Satu kalimat. Hanya satu kalimat, namun cukup untuk membuat mata Frung membulat sempurna. Apa yang dimaksud Kakaknya? Dari semua kemungkinan yang bisa terjadi hari itu, berbagi kamar dengan Ssongjet, calon kakak ipar yang paling menyebalkan jelas bukan satu di antaranya. Atau bahkan hal itu masuk kedalam daftar mimpi buruk baginya. Kael seharusnya tahu kalau dia dan Ssongjet ibarat kucing dan anjing. Tidak pernah akur dan selalu saling menyindir. Tapi entah apa yang ada di pikiran kakaknya saat ini. Dengan santainya, dia menitipkan Ssongjet ke kamar Frung, seolah dua musuh bebuyutan itu akan saling membacakan puisi sebelum tidur. Dan yang paling Frung sayangkan adalah diamnya Ssongjet saat tau dia akan satu kamar dengannya! Apa yang Ssongjet pikirkan, seharusnya dia juga ikut menolak BUKAN MALAH DIAM!
All Rights Reserved
#117
lesbian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • Still You (Completed)
  • Hope is a dream that is doesn't sleep
  • Perihal Sandwich(End)
  • Caramel
  • Adka Is BABY [FemDom]
  • JASA [TAMAT]
  • HEY!! MR. COOL?! [END]
  • ARGA [REVISI]
  • Sweet Chaos (END) Terbit ✓

Cleo, si 'Ratu' kejam, tidak ada yang mampu menaklukannya. Baginya semua pria kecuali yang berguna baginya adalah kuman yang mengotori jalannya. Bahkan ayahnya pun, ia buat kalah dan menangis pada permainan yang ayahnya atur sendiri. Gadis bar bar yang tidak percaya cinta sampai Zealan, si bocah iblis masuk ke dalam hidupnya lagi dan menariknya dalam perjalanan roller coaster yang melelahkan, namun selalu membuat Cleo penasaran dan tidak bisa menolak. Cleo yang akhirnya mulai tergerak harus menelan pill pahit saat menemukan fakta kenapa zealan mengejarnya. ~🖤~ Kamu... sedikit manipulatif." Cleo memilih kalimatnya dengan hati-hati. Bukannya mengelak atau tersinggung, Zealan malah tersenyum. "Kenapa kakak bisa punya pikiran kaya gitu?" "Karena kamu buat aku berpikir kalau kamu.... Menyukaiku. Cleo hanya bisa menyelesaikan kalimatnya di dalam hati. "Aku apa?" Tanya Zealan dengan nada tenang namun matanya tidak bisa menutupi antusias yang ia rasakan. "Kamu bocah iblis!" Kata Cleo dengan geram. Raut wajah Zealan meredup dengan jawaban asal Cleo. Jelas dia menginginkan jawaban lain dari Cleo. "Bagaimana jika, apa yang kamu pikir itu benar? Apa yang kamu pikirkan tentang aku ke kamu itu benar?" Bisik Zealan di telinga Cleo. "Apa yang akan kamu lakukan, Cleopatra?" ~🖤~ "Kau membuktikan sesuatu padaku. Bahkan ada orang yang bisa lebih brengsek darinya." Suara Cleo bergetar. "Aku membencimu!" Kata Cleo sambil menggretakkan gigi saking geramnya. Satu tetes air mata Cleo mengalir dipipinya. "Lebih dari aku membencinya! Jangan pernah muncul dihadapanku lagi!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines