We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Sentuh Aku, Ustadz!

Sentuh Aku, Ustadz!

  • WpView
    Reads 7,161
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 6, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
"Sekarang aku sudah dewasa. Memangnya selama dua tahun menjalani ikatan pernikahan ini, Ustadz tidak pernah ingin menyentuhku?"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Love You But I'm Letting Go
  • ASTAGHFIRULLAH ZAUJATI
  • Dari Askar Untuk Alisha [END]
  • Assalammualaikum, Ustadz [END]
  • IKATAN CINTA HARAY : END {REVISI}
  • ISTRI SETELAH CINTA
  • Mendadak Ning (Selesai)
  • Pesona Cinta
  • Memeluk Sajadah

"Niskala, ayo menikah. Pernikahan kontrak, gue bayar berapa pun yang lo mau, asal masih wajar." Niskala hampir tersedak kue. "Bukan, bukan sama gue. Sama om gue." *** Sandwich generation, diselingkuhi pacar, baru saja kehilangan pekerjaan, terancam kehilangan tempat tinggal dan tergiur sejumlah besar uang membuat Niskala menerima tawaran pernikahan kontrak selama setahun dengan Samudra. Omnya Segara yang umurnya tidak terpaut jauh dengannya. Sejak awal Samudra menegaskan, ia hanya butuh status menikah, bukan istri. Jadi mereka hanya perlu tinggal serumah tanpa perlu mencampuri urusan satu sama lain. Awalnya Niskala kira gampang, tapi kok ya lama-lama bikin sering makan hati juga. Apalagi Segara mulai sering ikut campur dalam pernikahan om dan tantenya. Yang tidak Niskala sadari, dia, Samudra dan Segara terikat oleh sebuah benang merah, bahkan sejak bertahun tahun sebelumnya. Ketika benang merah itu, dan juga perasaannya, semakin kusut dan hampir mustahil untuk diurai, haruskah dia meminta cerai sebelum waktu kontrak mereka habis?

More details
WpActionLinkContent Guidelines