Langit dari Balik Jendela

Langit dari Balik Jendela

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 10, 2025
Langit dari Balik Jendela Oleh Hindun Nurun'ala Langit itu tetap biru, bahkan ketika hidupmu kelabu. Naira pernah berdiri di titik paling rapuh dalam hidupnya-saat impian kuliah pupus, saat teman-teman melangkah lebih jauh, sementara ia terjebak di ruang cuci sekolahnya sendiri. Tapi dari balik rasa malu, dari tumpukan baju kotor dan dinginnya pagi, ia menemukan hal-hal yang tak diajarkan di ruang kelas: keteguhan, keikhlasan, dan harapan. Ini adalah kisah tentang seorang gadis biasa yang mencoba bertahan dengan cara luar biasa. Tentang bagaimana Tuhan mengubah luka menjadi lentera, tentang pagi-pagi yang sunyi berubah jadi sumber semangat, dan tentang doa-doa yang diam-diam tumbuh menjadi keajaiban. "Langit dari Balik Jendela" adalah pelukan hangat bagi siapa pun yang merasa tertinggal. Sebuah pengingat bahwa kamu tidak berjalan sendirian.
All Rights Reserved
#752
pengorbanan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bunuh Saja Aku Tuhan
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )
  • Bound Dreams
  • TRAUMA
  • Senja Yang Sunyi
  • Elira, yang Tak Pernah Dipanggil Pulang
  • GISTARA (TERBIT)
  • Naya
  • HANYA AKU DAN KAMU
  • AKU HANYA UNTUK NAURA

"Bunuh Saja Aku, Tuhan" Karya Kelvin A. Purnomo Bunuh Saja Aku, Tuhan bukan tentang kematian fisik. Ini adalah jeritan batin dari seseorang yang merasa hidupnya telah kehilangan makna, bukan karena ingin menyerah, tapi karena ia ingin mengakhiri bagian dari dirinya yang kalah, bagian yang takut, malu, atau merasa tak layak hidup. Ini adalah permintaan simbolik: "Bunuh bagian dari aku yang lemah, agar aku bisa membangun kembali versi diriku yang lebih jujur, lebih berani." Dalam cerita ini, Arka tidak sedang mencari jalan pintas. Ia justru sedang mencari cara untuk tetap hidup, meski dengan segala luka, kehilangan, dan kesalahan yang pernah ia buat. Dan saat ia hampir menyerah, yang ia minta dari Tuhan bukan akhir dari napas, tetapi kemampuan untuk memulai ulang. "Bunuh Saja Aku, Tuhan" bukan kisah tentang kematian, tapi tentang bertahan. Tentang keinginan untuk hidup meski tak selalu sanggup. Tentang seorang anak muda yang berusaha mengerti dunia, juga mengerti Tuhan yang kadang terasa terlalu diam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines