Perkataan adalah Doa

Perkataan adalah Doa

  • WpView
    Leituras 8,441
  • WpVote
    Votos 107
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, abr 26, 2025
WpInfo
Ficção
Fantasia
Nathan seorang remaja yg berusia 16 tahun tinggal disebuah kota besar. ia tinggal hanya ber 3 dengan ibu dan kakak perempuannya. ayahnya telah lama meninggalkan sejak ia berusia 10 tahu. Sejak kecil nathan selalu dibully oleh teman" sebayanya, karena ia memiliki tubuh yg sangat kecil dan halus untuk seukuran anak laki". Suatu hari ia merasa sangat muak dengan semuanya, sehingga ia terbawa emosi dan berkata "aku muak selalu dibully kayak cewek, mending aku jadi cewek sekalian aja". waktu itu hujan sangat lebat dan petir terus berbunyi,hingga hal yg tak terduga terjadi. bagaimana kelanjutan nasib? nathan baca kelanjutannya dibawah ini.
Todos os Direitos Reservados
#261
cder
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • MY SWEET DUDA
  • RUBY ANDROMEDA (TERBIT)
  • Let me love you nerdy girl
  • NATHAN ALEXANDRA DIRGANTARA
  • Dari Bullying Menjadi Bestie
  • Forget me not ( KAGAKURO fanfic ) [COMPLETE]
  • ALEYA~~
  • Bukan ZONK!

annaya jeslyn anak yang belum genap berusia 22 tahun.ia hidup selalu ingin bisa hidup sendiri dikota jakarta . pada suatu hari ia sedang berbelanja di minimerket terdekat di apartemenya saat dijalan menuju pulang ia mendengarkan suara balita menangis. "hiks hiks mommy hiks" kemudian ia mendekati balita tersebut "haii kalian kenapa boy" tanya aya kepada para balita tersebut. kemudian ketiga balita tersebut langsung mendekat ke arah aya dan langsung memeluk kaki aya dengan erat. "mom-mmy jangan per- hiks pergi lagi k-kitta hiks kesepian a-aaku mau hiks ikut mommy aja" ucap salah satu balita tersebut. "hah mommy "beo aya " mommy dimana mommy kalian apa disana" (sambil menunjuk ke pasangan suami istri) "apa disana "lagi dan lagi anak anak tersebut hanya menggelengkan kepala mereka . " lalu siapa mommy mu "tanya ku anak itu malah menunjuku dan ya aku kaget dan langsung berkata "nak kakak bukan mommy mu" danlangsung saja anak itu menangis dan terus berteriak.dan disana aku dihadiahi tatapan tajam para pejalan kaki dikiranya aku mau buang anak aja apa orang nikah aja belom .karena tidak mau dipandangi orang orang sekitar aku langsung membawa anak anak tetsebut menuju ke apartemanku dan disinilah awal hidupku berubah dari semula yang tenang menjadi banyak konflik yang terjadi.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo