Story cover for Namaku Hanya Lelucon  by cchatarina
Namaku Hanya Lelucon
  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Apr 10
Reina Ayudita pernah percaya bahwa namanya berarti indah.
Tapi semua berubah sejak teman-temannya menjadikannya bahan candaan, sejak lorong sekolah terasa seperti medan perang, dan sejak suara tawa berubah menjadi peluru yang menembus harga dirinya.

Setiap hari, Reina belajar menelan ejekan, menyembunyikan luka, dan menulis cerita yang tak pernah dibacakan. Tapi seberapa lama seseorang bisa bertahan hanya dengan berpura-pura kuat?

Hingga suatu hari, seseorang memanggilnya dengan namanya yang asli tanpa nada mengejek, tanpa tawa di ujung kalimat. Dan untuk pertama kalinya, Reina bertanya:
Apakah aku benar-benar hanya lelucon?
Atau selama ini, aku hanya belum menemukan panggungku sendiri?

Sebuah kisah tentang luka, kehilangan suara, dan perjuangan untuk didengar.
Untuk siapa pun yang pernah merasa sendirian di tengah keramaian cerita ini untukmu.
All Rights Reserved
Sign up to add Namaku Hanya Lelucon to your library and receive updates
or
#208temansejati
Content Guidelines
You may also like
ALISYA &Alvaro by SastriaM
23 parts Complete
Alisya reina Wijaya Gadis yang memiliki paras wajah yang cantik,imut lucu, dengan bola mata yang bulat, bibir kecil dan pipi yang chubby,dan jangan lupa bahwa dia seorang gadis yang polos,gadis selalu terlihat bahagia dan ceria,manja dan di sayang oleh seluruh keluarga nya,namun di balik keceriaannya itu dia harus menahan sakit yang ada pada dirinya, sakit yang kapan saja mampu membuat kebahagiaan nya hilang dan di gantikan dengan kesedihan dalam sekejap saja. Alvaro Ryan Sanjaya Laki laki dengan paras wajah yang tampan dan memiliki tatapan yang tajam,laki laki yang hanya menunjukkan wajah datar dan dingin nya kepada orang orang sekitarnya,namun berbeda jika sudah dengan keluarganya dan orang yang penting di hidupnya dan orang terdekat nya maka dia akan menjadi orang yang hangat dan manja,dan sampai dia bertemu dengan gadis yang mampu mencuri hatinya,dan sifat hangat dan manjanya itupun di perlihatkan kepada sang gadis,malahan dia akan menjadi romantis dan bucin jika dengan gadis nya.ya dia adalah Alisya reina Wijaya siswi di tahun ajaran baru yang masuk di SMA Cakra wala,namun entah sampai kapan dia bisa merasakan keromantisan itu, dan kemanjaan nya terhadap gadisnya, mengingat penyakit sang gadis yang kapan saja bisa datang. Dan bagaimana kelanjutan kisah nya, akankah alisya bisa sembuh dari sakit nya dan meneruskan hidupnya,dan bagaimana dengan kehidupan Alvaro jika alisya nya pergi dari hidupnya?? Oke langsung aja kita baca cerita nya, semoga sukak dengan cerita nya.dan ini adalah cerita pertama saya dan asli murni dari pemikiran saya sendiri.
You may also like
Slide 1 of 10
Sejenak Luka cover
ALISYA &Alvaro cover
Juan [REVISI] cover
Dibawah atap yang salah (hiatus) cover
ALEYA~~ cover
story Of Asyara  cover
"Luka Dalam Senyuman: Kisah Nara" cover
AMORA Wounded Girl (Perjodohan)  cover
Di Antara Tawa dan Tragedi  cover
Crazy Seniority 2 [Completed] cover

Sejenak Luka

15 parts Ongoing

"Jean, Nara pinjam uang boleh? Uang jajan Nara dipotong ayah karena nilai ulangan fisika Nara turun jadi 85." "Jean, Nara boleh nebeng pulang di motor Jean, nggak? Bentar lagi ujan, Nara gak punya uang naik angkot." "Jean, boleh pinjam baju olahraga? Punya Nara disobekin sama temen-temen Nara." "Jean, kata temen Nara, Nara gak pantas jadi kakak Jean. Itu benar, ya?" "Kenapa Jean dan Arkan selalu jahat ke Nara?" *** Nara tidak pernah mengeluh, kendati sakitnya sejak kecil tak pernah luruh. Nara tidak iri pada saudaranya, kendati takdir begitu keji untuknya. Nara menyayangi ayahnya, Arkan, dan Jean. Mirisnya, semuanya tidak pernah menginginkan entitas Nara di hidup mereka. Karena Nara cacat. Penuh cela. Nara dibenci. Nara disiksa. Nara ditinggal. Nara tidak memiliki alasan lagi untuk bertahan dengan luka. Temukan kisah perjalanan hidup Nara bersama orang-orang tersayangnya di semesta. Membawa sejenak luka lalu pergi menghampirkan duka.