ONESHOOT 21+ [Edging Her 🔞]

ONESHOOT 21+ [Edging Her 🔞]

  • WpView
    Reads 91,197
  • WpVote
    Votes 251
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 4, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Dan ia terus dipaksa. Mainan diangkat-digantikan lidahnya. Langsung. Panas. Hidup. Menjilat klitoris yang tak lagi bisa disentuh. Menghisapnya pelan. Lalu keras. Tangannya menekan paha Nadine agar tak kabur. Gelombang ketiga. Tubuh Nadine menggigil. Tangannya yang terikat mencengkeram udara, seolah mencari Tuhan. Dan pria itu baru 'mulai' - |place where all of your desired become true start: 11-04-2025
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Price of Obedience
  • Cinnamon Baby
  • My Possessive (ex) Fiancé
  • The Bride [18+]✓
  • You're a sunflower
  • My Sugar Daddy(END)

Keira Nathania, seorang mahasiswi dari keluarga sederhana, terjepit antara biaya kuliah dan hidup yang makin keras. Saat ia putus asa mencari pekerjaan, takdir mempertemukannya dengan Elric Fabian Wiratmaja-seorang pengusaha muda yang tampan, kaya raya, dan penuh misteri. Elric menawarkan pekerjaan sebagai asisten pribadinya. Gaji besar, tempat tinggal nyaman, dan jaminan hidup layak. Tapi semua itu datang dengan satu syarat: taati semua perintahnya. Tanpa batas. Tanpa pertanyaan. Keira menyetujui kontrak itu, tanpa tahu bahwa ia baru saja masuk ke dunia Elric-dunia penuh aturan, kendali, dan kenikmatan yang membuat tubuhnya gemetar. Malam pertama ia menginap di rumah Elric, bukan kasur yang jadi tempat tidurnya-melainkan lantai marmer dingin, dengan kalung kulit melingkari lehernya, dan suara Elric berbisik di telinga, "Good girl. Tapi ini baru permulaan." Antara rasa takut dan rasa ingin lebih, Keira mulai kehilangan batas antara dirinya yang dulu... dan dirinya yang kini hanya ingin menyenangkan satu pria. Karena ketika hasrat dan kendali saling terikat, tidak ada lagi ruang untuk bebas, yang ada hanyalah patuh, dan menikmati tiap detik hukuman manis itu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines