Mekar Diantara Luka

Mekar Diantara Luka

  • WpView
    Reads 294
  • WpVote
    Votes 55
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 5, 2025
Alina tumbuh di rumah yang penuh suara, tapi tak pernah benar-benar memberinya ruang untuk bicara. Ia terbiasa menyimpan semuanya sendiri-kecewa, kehilangan, dan rasa sepi yang diam-diam tumbuh seperti benalu di hatinya. dunia terasa terlalu sunyi, terlalu luas, dan terlalu dingin untuk dijalani seorang diri. semua berubah sejak ia bertemu dengan Bara lelaki pendiam dengan tatapan tajam yang menyimpan cerita serupa. barat tidak datang sebagai pahlawan, dan tidak membawa pelindung atau janji-janji manis. Ia hanya hadir pelan-pelan tanpa banyak kata, tapi cukup untuk membuat Alina merasa didengar dan dirasakan. mereka menyembuhkan satu sama lain tidak juga memaksa luka itu hilang. tapi dalam diam yang mereka bagi, dalam tawa kecil diantara hari-hari yang berat, tumbuhlah rasa hangat, nyaman seperti menemukan rumah di tempat yang tak pernah disangka. karena ternyata untuk mencintai seseorang kita tidak harus sepenuhnya utuh cukup dengan saling menggenggam satu sama lain, tetap tinggal meski dunia tak selalu ramah, dan bersama-sama mekar, perlahan-lahan dari luka yang pernah ada.
All Rights Reserved
#143
motivasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kesedihan [SELESAI]
  • Saat Janji Menjadi Luka (OnGoing)
  • Alleya dan Dunia Novelnya (TERBIT)
  • Di Pertemukan
  • DALAM DIAM ADA RASA
  • Dunia Alana
  • 𝓙𝓮𝓳𝓪𝓴 𝓚𝓮𝓷𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓭𝓲 𝓤𝓳𝓾𝓷𝓰 𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪
  • 31 Months for You (Revisi)

JANGAN LUPA FOLLOW!! Anak akan tumbuh sesuai dengan lingkungan yang mendidiknya dengan cara apa. Trauma itu benar-benar nyata. Terbawa hingga mereka dewasa. Kisah ini menceritakan sebuah trauma yang membuat cinta Zeora menjadi rumit. Kepercayaan berulang kali dihancurkan. Sampai pada waktu, ia menutup kepercayaan pada semua orang, ia malah menyakiti sosok yang tulus. "Kasih aku ruang sedikit aja di hati kamu. Mungkin terdengar nggak layak. Tapi, aku bakal berusaha buat ngelawan kelainan ku yang kamu bilang gila," ucap cowok itu tulus. Zeora menyunggingkan senyum meremehkan. "Sampai lo mati di depan mata gue atau bersimbah darah karena gue, nggak akan ada sedikit pun ruang yang kebuka buat nerima lo. Dengerin gue. Kita nggak akan bersatu," balas Zeora tajam. Ia tak tau ucapannya inilah yang berakhir penyesalan. Suatu hari kejadian tak terduga menimpa Zeora dan laki-laki itu. Di sana Zeora tau, siapa orang tulus yang telah ia sia-siakan. Apakah penyesalan Zeora itu membuat gadis itu kembali mendapat cinta tulus dari laki-laki itu? Atau malah luka yang terus membuatnya gila?

More details
WpActionLinkContent Guidelines