Peurlak, 1261M

Peurlak, 1261M

  • WpView
    Reads 74
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 15, 2025
"Ketika Andalusia mulai redup, cahaya baru itu justru datang dari lautan." Nashir ibn Abbas, seorang ilmuwan pelayaran dan pembuat peta dari Granada, memimpin sebuah misi rahasia: menyelamatkan, menyebarkan, dan menyatukan ilmu pengetahuan Islam ke timur, sebelum semuanya terlambat. Bersama sembilan kru dari berbagai penjuru dunia Islam, mereka melintasi Laut Tengah, menantang badai di Samudra Hindia, hingga mencapai tanah-tanah yang penuh rempah dan rahasia di Nusantara. Ini bukan sekadar pelayaran. Ini adalah perjalanan ruhani, penjelajahan ilmiah, dan perlawanan terhadap lupa. "Peurlak, 1261M" adalah novel sejarah epik tentang peradaban Islam abad ke-12, sains pelayaran, dan makna sejati dari sebuah perjalanan.
All Rights Reserved
#1
malta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐌𝐚𝐝𝐢𝐧𝐚𝐡 𝐌𝐞𝐧𝐣𝐞𝐦𝐩𝐮𝐭 𝐉𝐨𝐝𝐨𝐡𝐧𝐲𝐚
  • SINGULARITY (Proyek Lorentz)
  • Langit Senja di Kota Nabi
  • Muslimah To Al-Aqsa
  • Lentera Hati (TAMAT)
  • SEMESTA YANG KU CARI
  • Lentera Senja (TERBIT)
  • PRAHARA NUSANTARA
  • The Golden Age
  • Terdampar Di Pulau Misterius

Alvendra Wahyu Hidayat, seorang hafizh dan peneliti manuskrip asal Bandung yang menetap di Madinah, bertemu dengan Lidya Nur Rahma seorang perawat klinik biasa dari Jakarta saat memandu rombongan umrah. Pertemuan singkat di Raudhah yang meninggalkan kesan mendalam bagi keduanya. Melalui pertukaran buku, email, dan do'a-do'a di sepertiga malam, perlahan mereka menyadari ada benih-benih rindu yang mulai bersemi. Namun jarak, takdir, perbedaan status, dan masa lalu mereka yang merasa "tidaklah cukup istimewa" menjadi ujian berat. Ketika Alvendra akhirnya pulang ke Indonesia untuk sebuah proyek penelitian, pertemuan kedua mereka justru memunculkan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban. Apalagi ketika keluarga Lidya meragukan niat Alvendra yang dianggap "terlalu sempurna".

More details
WpActionLinkContent Guidelines