Karsa (END)

Karsa (END)

  • WpView
    Reads 100
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 11, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Ia tidak menangis karena satu luka besar. Ia hancur karena luka-luka kecil... yang dibiarkan terlalu lama. Ucapan yang menyakitkan, diam yang menyiksa, dan cinta yang tak pernah sungguh-sungguh tinggal. Karsa bukan kisah cinta. Ini adalah kisah tentang seseorang yang terlalu lama bertahan, demi pernikahan yang bahkan tak pernah benar-benar dijanjikan. Tentang perempuan yang belajar memeluk dirinya sendiri, setelah sekian lama berjuang untuk orang yang tak pernah ingin bertumbuh bersamanya. Ia tidak mencari simpati. Ia hanya ingin didengar- sebelum akhirnya memilih berpihak pada satu-satunya orang yang selalu ada... dirinya sendiri.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • untuk dhea, dilembar terakhir
  • Diary Raka [Selesai]
  • You'll Be In My Heart
  • Cahaya Dari Luka
  • Antara Senja Dan Hujan
  • The Bleeding Lady [completed]
  • CAHAYA  YANG MASIH TERTAUT PADA BINTANG
  • Masih Sama

Di sebuah toko buku kecil, kisah ini bermula-dan berakhir. Di antara rak-rak sunyi dan aroma halaman yang menua, Dimas kembali mengenang sosok yang pernah membuat dunianya lebih hidup: Dhea. Gadis dengan tatapan teduh dan langkah tenang, yang hadir perlahan-lahan tapi tinggal begitu dalam. "Untuk Dhea, dari Sudut Paling Sepi" bukan sekadar kisah cinta biasa. Ini adalah perjalanan panjang yang penuh keraguan, hangatnya kebersamaan, tarik-ulur yang membingungkan, hingga keberanian untuk melepaskan. Di balik tawa dan percakapan larut malam, tersimpan luka-luka lama yang belum sembuh. Ketika cinta sedang berada di puncaknya, justru masa lalu datang mengetuk, membawa trauma yang perlahan meretakkan semuanya. Lewat kilas balik ke masa sekolah, obrolan penuh harapan, kejutan ulang tahun yang terekam kamera, hingga percakapan terakhir yang membuka semuanya-novel ini menjadi semacam surat panjang, penuh perasaan yang tak sempat diucapkan, ditulis dari ruang paling sunyi dalam hati seorang lelaki. Bagi siapa pun yang pernah mencintai tapi tak bisa memiliki, atau pernah mencoba bertahan meski tahu akhirnya harus merelakan-kisah ini mungkin adalah cermin, atau pelukan yang datang dari halaman demi halaman.

More details
WpActionLinkContent Guidelines