Story cover for Pantulan Diriku by 1tsN0ya
Pantulan Diriku
  • WpView
    Leituras 15
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Capítulos 1
  • WpView
    Leituras 15
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Capítulos 1
Em andamento, Primeira publicação em abr 12, 2025
Maduro
Kisah seorang Gadis SMA bernama Meydina Kirana, ia selalu terlihat tenang.. diam, patuh, dan tanpa cela. Tak ada yang tahu apa yang ada di kepalanya itu, atau bagaimana matanya kehilangan cahaya nya. 

Di balik senyumnya yang manis dan tipis itu, ada beban yang dia tidak mampu untuk menanggungnya. Ekspektasi terus memakan dia, suara bisikan asing memenuhi pikiran dia, dan perlahan-lahan.. dunia terasa semakin jauh. 

Refleksi di cermin, itu adalah teman nya yang masih tersisa. ia tidak pernah menghakimi, hanya menatapi balik dengan tatapan yang terlalu familiar. Tapi refleksi itu secara perlahan keluar dari cermin itu dan.. terasa lebih nyata, seolah itu mengajak Meydina untuk pergi. 

Ini bukan cerita untuk mencari jati diri. Ini tentang bagaimana rasanya tenggelam di bayangan diri sendiri.. dan tak tahu apakah dia bisa kembali. 

cover by : authornya sendiri

⚠ TRIGGER WARNING !
(CC) Atribuição-SemDerivações
Inscreva-se para adicionar Pantulan Diriku à sua biblioteca e receber atualizações
ou
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
RUMAH tanpa pintu , de diandlyne
36 capítulos Em andamento
rumah itu punya dinding. punya atap. punya meja makan dan tempat tidur. tapi tidak punya tempat untuk elira merasa aman. di sana, elira tumbuh seperti bayangan. ada, tapi tak pernah dianggap. dilahirkan bukan karena diharapkan, tapi karena tak sengaja. sejak kecil, elira sudah belajar caranya diam. belajar caranya menyembunyikan luka di balik senyum, dan menyembunyikan jeritannya dalam baris-baris puisi di buku matematikanya. ia bukan anak yang cerewet, bukan juga yang mudah dicintai. tapi bukan berarti ia tidak ingin dipeluk. di sekolah, elira hanya ingin melewati hari. tapi semuanya berubah saat seorang guru baru memperhatikannya lebih dari sekadar nilai. untuk pertama kalinya, elira merasa dilihat. tapi... hidup tidak semudah itu. di saat ia mulai berharap, kenyataan kembali menampar lebih keras. masalah di rumah makin dalam, luka makin dalam, dan batas kesabaran pun makin tipis. ketika elira memutuskan diam-diam untuk pergi... barulah semua mata terbuka. tapi seperti luka yang tak segera diobati-penyesalan pun datang terlambat. ini bukan hanya kisah tentang kehilangan. tapi juga tentang suara-suara yang sering kita abaikan. tentang seseorang yang hanya ingin didengarkan... sebelum akhirnya benar-benar hilang. untuk kamu yang pernah merasa sendirian di tengah keramaian-ini kisahmu. dan jika kamu mengenal seseorang yang sering bilang "ga apa-apa", peluk mereka lebih lama. dengarkan lebih dalam. karena bisa jadi, itu adalah tangisan yang paling sunyi. 😞👍🏻 ---
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
Kanvas Sunyi Kenangan [TERBIT] cover
Lencana SK cover
Hari Ini untuk Esok cover
Dibalik Cermin Keabadian cover
Esya {TERBIT} cover
Siapa Aku Sebenarnya? cover
THE CHAOS WITHIN: AWAKENING [Volume I] cover
[ ✓ ] Fathir : Ada Tapi Tak Di Anggap cover
RUMAH tanpa pintu  cover
Daisy [COMPLETED]✔ cover

Kanvas Sunyi Kenangan [TERBIT]

20 capítulos Concluída

Dalam remang gelap hatinya, Candra terombang-ambing di lautan trauma, di mana ombak kenangan pahit terus menghantamnya. Cinta yang dulu menghiasi langit-langit hatinya kini hanya menyisakan bayang-bayang kekecewaan, menjelma menjadi luka yang dalam, menusuk setiap denyut jantungnya. Masa-masa SMA yang seharusnya indah berubah menjadi kurungan masa lalu yang kelam, membuat Candra menutup rapat pintu hatinya terhadap cinta. Hari-harinya di sekolah dipenuhi pergulatan antara kenangan menyakitkan dan usaha menemukan harapan baru. Perjalanan putih abu mereka bukan hanya tentang sebuah kisah cinta, tetapi juga tentang persahabatan yang teguh dan mimpi-mimpi yang dirajut di bawah langit sekolah. Dengan dukungan sahabat-sahabatnya, Candra perlahan menemukan kekuatan untuk menghadapi traumanya dan membiarkan cinta kembali memasuki hidupnya. Namun, apakah takdir benar-benar melukiskan jalannya dengan rahasia yang mampu mengubah palet warna hidupnya? Atau malah akan terus terperangkap dalam labirin kesepian yang tak berujung? Dengan hati penuh kesabaran, Candra menanti sang surya terbit dan bersinar kembali, membawa cahaya yang mengusir kegelapan dari seluruh jiwa dan pikirannya. [ Written in 2024 ]