Na-update namin ang aming Mga Alituntunin sa Nilalaman.
Suriin ang pinakabagong mga alituntunin para patuloy na makapagbahagi ng mga kuwento nang ligtas.
Matuto pa
Wening (On going)

Wening (On going)

  • WpView
    MGA BUMASA 53,235
  • WpVote
    Mga Boto 3,198
  • WpPart
    Mga Parte 49
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Fri, Jul 3, 2026
WpInfo
Fiction
Historical
Surakarta, Jawa Tengah, 1890 Sukma Ningrum hanya ingin hidup dengan tenang. Sebagai anak gundik, dia tidak mengharapkan apapun selain bertahan di tengah carut-marutnya kehidupan tanah Jawa saat itu. Sampai akhirnya seorang bangsawan dari Surakarta, tertarik padanya-Raden Mas Adjie Mangkureja. Setelahnya, kehidupan Sukma tidak berjalan seperti yang dia inginkan.
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • 𝚃𝚄𝙻𝙸𝙿 𝚃𝙴𝚁𝙰𝙺𝙷𝙸𝚁 𝙳𝙸 𝙹𝙰𝚆𝙰  [FINISH]
  • Garwa Sang Tumenggung
  • AMANJIWO
  • Serat Sang Putri Jawa
  • TRIASIH [SELESAI]
  • AMANJIWO 2 : Kisah Untuk K
  • Garwa (TERBIT)
  • Wikrama
  • KENANGAN KOTA JOGJA KALA ITU [On Going]

Di tanah yang jauh dari asalnya, setangkai tulip merah tumbuh tak pada waktunya. Di balik kelopaknya, tersembunyi kisah cinta yang tertanam dalam luka, tawa, dan dendam sejarah. Lelawang, 1823. Sebuah kota kecil di Jawa yang tampaknya tenang, namun menyimpan bara di balik kabut paginya. Di sanalah dua dunia bertemu: Timur dan Barat, adat dan ambisi, hati dan kehormatan. Kareen Adinda Wibisana, gadis Jawa berdarah bangsawan, hidup di antara puing-puing masa lalu keluarganya yang dulu menjalin hubungan rumit dengan pemerintahan kolonial. Hidupnya berubah saat ia harus menerima kedatangan Frederik van Houten, seorang pejabat muda Belanda yang dikirim dari Amsterdam untuk menetap di rumah warisan keluarganya. Namun kisah mereka bukan hanya tentang cinta. Ada tawa yang menyalakan harapan. Ada sejarah yang menuntut balas. Ada rahasia yang mengakar dalam darah dan tanah. Dan ada bunga yang mekar setiap musim hujan. sebagai penanda bahwa tidak semua luka bisa dikubur waktu. "Tulip Terakhir di Jawa" adalah novel berlatar sejarah yang memadukan romansa, komedi, dan konflik budaya dalam narasi yang hangat namun menggigit. Kisah ini akan membawamu ke masa lalu yang terasa terlalu dekat, dan cinta yang terasa terlalu asing namun nyata. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Start:~19,05,2025 Finish:~01.03.2026

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman