Sandyakala [SLOW UPDATE]

Sandyakala [SLOW UPDATE]

  • WpView
    LECTURAS 3,623
  • WpVote
    Votos 456
  • WpPart
    Partes 21
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, ago 13, 2026
WpInfo
Ficción
Histórica
Imperios Antiguos
Guerra y Militares
Mítico y Épico
Lemahnya pemerintahan Majapahit kala itu membuat Bhre Kertabhumi yang lebih dikenal dengan nama Brawijaya V memilih untuk mangkat dari istana bersama kedua istrinya. Ia menarik paksa Dewi Lowati ke dalam kobaran api untuk menghindar dari serangan para pasukan Raden Patah. Namun, siapa sangka jiwa nya terlahir kembali dengan membawa serpihan kenangan samar dari masa lalu. Takdir seolah memberinya kesempatan kedua ketika ia tidak sengaja berjabatan tangan dengan seorang wanita bernama Arumi Kirana Nayanika. Bisakah Daren Narendra mengenali jejak jiwanya di tubuh yang berbeda? Dan mampukah mereka menulis ulang kisah cinta yang terenggut oleh waktu serta penuh kesalahpahaman itu? Copyright ©️ 2025
Todos los derechos reservados
#107
angkatanlaut
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Cinta Untuk Sri Rajasanagara
  • GARBHAPATI [REVISI]
  • Terlempar ke Majapahit-(Tahap Revisi)
  • (Book 2) Pertarungan Terakhir di Bhumi Javacekwara (END)
  • Prahara Cinta (Selesai ✓)
  • Have We Met Before
  • Lintang Di Langit Majapahit [END]
  • Maetala - Ekspedisi Pedaksina
  • GARWA RAHASIA: Bayang-Bayang di Balik Tahta

Dewi Kirana Candramaya, namanya. Gadis pindahan dari Jakarta yang sama sekali tidak menyukai pelajaran Sejarah, tiba-tiba muncul di masa kerajaan agraris terbesar di Nusantara, Kerajaan Majapahit. Kirana tidak percaya dengan adanya cinta. Namun, kepercayaannya itu goyah kala bertemu dengan Hayam Wuruk, raja ke empat Majapahit. "Beliau laksana angin masuk meresap ke semua tempat, menjaga negara seperti Pertiwi, sedangkan rupa beliau laksana bulan."- Empu Prapanca ©Januari 2021

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido