IZDIHAR | FANTASY

IZDIHAR | FANTASY

  • WpView
    Reads 448
  • WpVote
    Votes 64
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 23, 2025
Di dunia ini, kata adalah hukum tertinggi. Konon, sebelum dunia terbentuk, Sang Pencerah menciptakan empat kata suci untuk membentuk semesta: 'Kata Cipta' - untuk melahirkan kuasa 'Kata Hidup' - untuk menumbuhkan makhluk 'Kata Mati' - untuk mengakhiri yang ada Dan satu lagi, 'Kata Nihil' - kata yang bila terucap, akan mengembalikan segalanya ke ketiadaan. ||🥇 Peringkat 1 #timur (21 April 2025) ||🥇 Peringkat 1 #gurun (25 Juni 2025) ||🥈 Peringkat 2 #pasir (21 April 2025) ||🥈 Peringkat 2 #cipta (21 Juni 2025)
All Rights Reserved
#39
angin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Book II: The Arcanum of Aalisha [END]
  • RESURGERE: The Andalas of Nusan [CH]
  • ETERNIDADE [END]
  • [As3] Cerita Aku, Kamu Dan Kita
  • [✔] AKSARASSA
  • Eternal Love Of Dream [End]
  • Tahajjud Cinta [END]
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Another Chance to Live || ZhuChen✔
  • Pertemanan di balik Kutukan [On Going]

[Bismillah! Lo plagiat, gue tunggu hukumannya di akhirat!] BOOK II - Tamat Sebelum memasuki tahun keduanya di Akademi Eidothea dengan identitas aslinya, bukanlah hal yang mudah bagi Aalisha. Dia memang tidak ditindas lagi dan semua orang menghormatinya, tetapi bukan berarti takdir tak berhenti menyiksanya bahkan lebih sadis, sangat sadis! Pernahkah Aalisha bahagia? Ya, kini ia punya binatang peliharaan baru yang dapat terbang. Namun, bahagianya hanya sesaat karena ketika takdir membawanya terlibat dengan Sihir Kuno dan tersesat di Kastil Sihir misterius maka dimulailah berbagai macam teror yang mengancam nyawa Aalisha dan kawan-kawannya, seperti hampir gila karena bermain petak umpet, bertemu monster purba, iblis tingkat tinggi, makhluk mitologi dengan empat wajah, hingga kutukan yang hendak meruntuhkan Eidothea! Sungguh mengapa Aalisha bersusah payah menghentikan semua bencana itu? Jangan bilang, dia mulai menggunakan hatinya atau ada alasan lain di balik semua tindakannya? Mampukah pula ia mengubah takdir lagi karena ramalan berkata: "Ada kematian yang sudah tertuliskan untuk seseorang!" Kematian siapa? Kawan-kawannya atau mungkin saja ... Aalisha sendiri. "Oh Dewa, kapan hidupku bisa tenang!" - Aalisha yang frustrasi Genre: Fantasy, academy, magic, kingdom, adventure, minor-romance ◇─◇──◇─────◇──◇─◇ Dilarang untuk MEMPLAGIAT SEBAGIAN atau KESELURUHAN dari isi cerita ini! Copyright ©Prins Llumière, 2023 Cover by @_hashu4

More details
WpActionLinkContent Guidelines