We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
STORM [NAMJIN BROTHERSHIP]

STORM [NAMJIN BROTHERSHIP]

  • WpView
    Reads 354
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 12, 2025
WpInfo
Fanfic
BTS
"Kau anak yang baik, Seokjin-ah. Kami... sudah lama ingin memiliki anak lagi. Dan saat mendengar tentangmu... entah mengapa hati kami langsung tertarik." Seokjin tidak menjawab. Lidahnya kelu. Ia hanya menatap jemari mungilnya yang terlipat di pangkuan. Pertanyaan-pertanyaan berputar di kepalanya. Kenapa aku? Apa yang mereka harapkan dariku? "Boleh... aku tahu nama anak kalian?" tanyanya lirih. Sang anak yang berdiri di belakang akhirnya bergerak. Ia maju setapak, masih diam, tapi kini menunduk sedikit. "Namaku Kim Namjoon," ucapnya singkat. Ada jeda yang menegang. Nada suaranya datar, tak mengandung sambutan ataupun penolakan. Seokjin merasa ada sesuatu di balik mata itu-sesuatu yang dingin, bukan karena tak peduli, tapi seolah menahan sesuatu yang tak ingin diketahui siapa pun.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I'm So Tired, Can I Give Up?
  • Kisah Untuk Janaka
  • Blessed (TAMAT)
  • Hingga Tak Ada Lagi Luka
  • King of Demigod : Into The New World
  • Let Me Save You [Vkook]  (END)
  • I'm Okay - Kim Seokjin (END)✅
  • Dont Worry
  • Serendipity [TERBIT]

[Completed] Kisah seorang anak bernama Kim Seok Jin yang merasa dirinya tidak di anggap di keluarganya, lebih tepatnya tidak di anggap sebagai anak. Ia merasa terabaikan, terlupakan, tersingkirkan di keluarganya karena kedua orang tuanya lebih memperhatikan adiknya di banding dirinya. Meski di rumahnya ada seorang pembantu, namun orang tuanya itu selalu menyuruhnya melakukan ini itu, tidak peduli bagaimanapun keadaan Seokjin. Seokjin sudah sangat lelah, ia benar benar tidak bahagia bersama keluarganya, haruskah ia menyerah dan pergi dari dunia? "I'm so tired, can i give up?" "Aku benar benar sudah lelah, haruskah aku kabur dari rumah? Atau bunuh diri saja?" -------- *note : cerita ini berisi tentang masalah dalam keluarga dan mengandung sedikit kekerasan juga kata kata kasar

More details
WpActionLinkContent Guidelines