Luka Anak Kedua (ON GOING)

Luka Anak Kedua (ON GOING)

  • WpView
    Reads 812
  • WpVote
    Votes 72
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 24, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Ariesa Valkyrie Alethea, anak ke dua dari tiga bersaudara. Mendapat perlakuan yang tak adil dari orang tuanya. *** Giorgino membuka satu lembar, per-lembar raport. Tetapi ada omongan yang tak enak keluar dari mulut sang papah. "Kenapa nilai kamu rata-rata cuma delapan puluh semua? Tidak seperti kakak kamu yang sering dapat nilai seratus." Deggg.... Mendengar ucapan itu Aries hanya terdiam, lalu menundukkan kepala. Setelah raport kembali di berikan oleh sang papah, ia kembali kekamar.
All Rights Reserved
#16
tigabersaudara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MAREAPADA [Revision]
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • Antara Cinta dan Persahabatan
  • My SON (end)
  • AZIZI dan RUMAHNYA
  • Pretty Careless
  • KANATA

Mareapada The Secret of The Universe. Ketika semuanya telah hancur dan terlambat. Hanya keluarganya yang bertahan, dan terlambat menyelamatkan perempuannya. "Aku saja yang dihukum, mengapa harus dia juga?" Mereka melindungi sekaligus menghancurkan. Memang seharusnya karma menyertai keduanya. Kembali kepelukan. Namun, dunia yang berbeda untuknya membuat Arte Daimon memanfaatkan anak sulung pengusaha terbesar yang sudah berdiri berpuluh-puluh tahun dan terus beregenerasi, yang diketahui manusia. Mungkin, ini keserakahan yang dapat dimaklumi. "Apapun untuk kebahagiannya, waktunya terlalu singkat untuk hidup. Kalau dia mampu menembak jantungku, aku ingin mati secepatnya, bersamanya, berulang kali." Asgar mengulangi lagi ucapannya, "kak, apa yang mami lakukan sampai kita dapat hukuman? Apa yang kamu lakukan dengan semua pecahan kaca ini?." Achilles hanya menggeleng dan menjawab. "Asgar, hiduplah seperti yang kamu mau saja, jangan pedulikan aku. Berbahagialah!" Laki-laki bersaudara itu hanya saling menguatkan, dan bertindak semaunya demi keinginannya tercapai. "Demi Arte, 'kan?" 2025©AISA

More details
WpActionLinkContent Guidelines