We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Waktu?

Waktu?

  • WpView
    Reads 4,570
  • WpVote
    Votes 2,250
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 11, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Ini bukan kisah cinta biasa. Bukan kisah yang hanya menyayat hati dan melibatkan rasa. Ini adalah kisah cinta yang indah- namun perlahan, terkikis oleh waktu. Ayara. Gadis penyimpan seribu luka. Ia berjuang demi cinta, tapi terjebak dalam teror dari sosok yang tak dikenal. Di mata dunia, ia baik. Lembut. Hangat. Tapi dibalik senyumnya, tersembunyi rahasia besar- yang tak seorang pun tahu. Perhatikan! Setiap tindakan adalah pintu. Setiap kalimat adalah kunci. Jika kamu gagal memahami... maka jangan pernah berharap bisa mengerti. Karena cinta yang tak terpecahkan... bisa berubah jadi jebakan.
All Rights Reserved
#936
gore
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Naura & Lukanya
  • Bukan Negeri Dongeng (END)
  • Saat Cinta Tak Terucap
  • Juan [REVISI]
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • TRAUMA
  • Let Me Love You Longer
  • EPIPHANY

⚠️⚠️⚠️⚠️ PERINGATAN: Cerita ini murni hasil pemikiran pribadi penulis. Jika terdapat kesamaan nama tokoh, alur, tempat, maupun kejadian, hal tersebut murni kebetulan dan di luar kendali penulis. Naura dan Lukanya adalah cerita tentang seorang perempuan yang terlalu lama memeluk lukanya sendirian. Tentang hati yang terbiasa pura-pura kuat, meski diam-diam hancur setiap malam. Naura tumbuh bersama kehilangan, kekecewaan, dan rasa sakit yang perlahan mengubahnya menjadi seseorang yang sulit percaya bahwa dirinya pantas dicintai dengan utuh. Hingga sebuah pertemuan yang awalnya terasa salah mempertemukannya dengan seseorang yang tidak pernah ia duga akan menjadi rumah. Pertemuan yang datang di waktu paling kacau, dengan cara yang tidak baik-baik saja, namun justru membawa mereka saling menemukan bagian diri yang selama ini hilang. Ia hadir bukan untuk menghapus luka Naura, melainkan menemani setiap proses sembuhnya. Memahami semua sisi rumit yang bahkan sulit dijelaskan dengan kata-kata. Tetap tinggal ketika dunia memilih pergi. Dan untuk pertama kalinya, Naura belajar bahwa dicintai tidak selalu harus menjadi sempurna terlebih dahulu. Karena terkadang, orang yang tepat datang bukan dengan cara yang indah. Namun hadir di saat paling hancur, lalu perlahan mengajarkan bahwa luka juga pantas dipeluk, bukan disembunyikan sendirian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines