Langit di Atas Jakarta

Langit di Atas Jakarta

  • WpView
    Lectures 1,126
  • WpVote
    Votes 89
  • WpPart
    Chapitres 50
WpMetadataReadTerminé dim., avr. 13, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Seorang arsitek perempuan ambisius dan penjual lukisan jalanan tanpa identitas saling bertemu secara tak sengaja di tengah hiruk-pikuk Jakarta. Pertemuan itu tampak biasa, namun ternyata masa lalu mereka saling berkaitan lewat rahasia yang tidak mereka sadari. "Aku memilih kamu. Setiap hari. Dari awal. Sampai pulang."
Tous Droits Réservés
#465
pulang
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Guéris-Moi
  • TERJERAT CINTA TUAN POSESIF (TAMAT)
  • Sketsa Rasa
  • Dijual Cepat Tanpa Perantara
  • SENJA DI PERSIMPANGAN DUA JALAN
  • DUA MALAM DI PARIS [END]
  • 212 Hari
  • I'll Tell The Stars About You | The Stellar Shelf #1
  • Senandika : Titik Temu
  • Langit jingga di atas kota

Di tengah hiruk pikuk kota yang tak pernah berhenti, empat orang dengan luka dan harapan masing-masing bertemu dalam kisah penuh warna--tentang cinta, kepercayaan, dan cara memahami satu sama lain. Jasmine, seorang konselor yang selalu membantu orang lain menghadapi trauma mereka, justru masih terjebak dalam trauma masa lalu yang membuatnya sulit percaya pada cinta lagi. Ketika seseorang dari masa lalunya kembali, dan orang baru mulai mengetuk pertahanannya, ia harus memilih: tetap bersembunyi atau menghadapi ketakutannya. Adrian, seorang penulis yang menikmati hidup dalam ketenangan, selalu percaya bahwa cinta tidak boleh menghalangi ambisi. Namun, pertemuan tak terduga membawanya ke dalam dinamika yang tidak ia sangka--termasuk ujian besar dalam kariernya saat karyanya terseret dalam masalah hukum. Hana, sahabat sekaligus rekan bisnis Jasmine, yang selalu tampak tenang dan terkendali. Namun di balik sikapnya yang tertutup, ada banyak hal yang ingin ia sampaikan-terutama kepada seseorang yang berarti baginya. Hanya saja, tidak semua perasaan mudah diungkapkan, dan kebisuannya bisa menjadi awal dari kehilangan. Evan, seorang fotografer yang melihat dunia dalam warna-warna berbeda, mendapati dirinya di hadapan tantangan terbesar: memahami seseorang yang harus menghadapi pertanyaan yang sama: seberapa jauh mereka bisa membuka hati tanpa takut terluka?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu