Sumpah Darah

Sumpah Darah

  • WpView
    Lecturas 452
  • WpVote
    Votos 119
  • WpPart
    Partes 14
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, dic 28, 2025
WpInfo
Ficción
Terror
Lingkaran sebuah simbol terukir di lantai batu. Di tengahnya, segumpal rambut dan tetesan darah dari seorang gadis diambil diam-diam oleh seseorang. Mereka berdoa dalam bahasa yang tak dimengerti. Mantranya membuat udara berdesir, dan bayangan di dinding menari sendiri meski tak ada yang bergerak. "Azrathiel... bawalah dia pada kami. Pisahkan roh dari raganya. Bebaskan jiwanya, agar kami bisa menempatinya." Dan saat mantra terakhir dilafalkan, tubuh pemilik segumpal rambut itu kejang. Mulutnya terbuka. Tidak ada suara, hanya napas tercekat dan airmata yang mengalir meski matanya tetap tertutup. Detak jantungnya melonjak. Lalu, jiwanya terlepas.
Todos los derechos reservados
#362
sekte
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Misteri di Balik Kabut Gunung Salak
  • Teror Leak (Selesai✔)
  • Mereka yang Menunggu di Pintu
  • Warisan Gandari
  • KUTUKAN KEDOK PANJI [Complete]
  • Siapa Arabell?   [Tahap Revisi]
  • (TAMAT)(18+) ARINA si penata rias
  • AIR MATA IBLIS : untold story of Kanaya

PROLOG - GUNUNG SALAK Malam itu, angin dingin berembus perlahan di puncak Gunung Salak, membawa bisikan halus yang terdengar seperti suara-suara dari masa lalu. Langit dipenuhi awan pekat, menyisakan sedikit celah bagi rembulan untuk mengintip ke dunia. Di kejauhan, suara burung hantu terdengar sayup, bercampur dengan gemerisik dedaunan yang tertiup angin. Suasana terasa begitu sunyi, tetapi ada sesuatu di udara-sesuatu yang tidak bisa dilihat oleh mata biasa, sesuatu yang mengawasi. Gunung Salak bukan sekadar gunung biasa. Di balik keindahan dan mistisnya, tersimpan rahasia yang hanya diketahui oleh segelintir orang. Legenda tentang kerajaan gaib, makhluk-makhluk yang bersemayam di dalamnya, serta cerita-cerita pendaki yang hilang tanpa jejak, semuanya menjadi bagian dari kisah yang tak pernah selesai. Di sinilah perjalanan Ardan dan kelompoknya dimulai. Sebuah pendakian yang seharusnya hanya tentang keindahan alam, tetapi berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih berbahaya. Tanpa mereka sadari, mereka telah melangkah ke dalam wilayah yang bukan milik manusia. Dan sekali seseorang memasuki dunia yang tak kasat mata... sulit untuk keluar tanpa kehilangan sesuatu. Malam itu, ketika langkah pertama mereka menyentuh tanah Gunung Salak, takdir mereka telah berubah selamanya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido