Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
Grey
  • WpView
    Reads 118
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 19, 2025
Mika, seorang gadis kampung yang mencintai dunia kerajinan tangan dan melukis. Ia hidup tenang di desa kecil yang jauh dari hiruk pikuk kota. Suatu hari, saat mencoba kabur dari obrolan tantenya yang tak ada ujung. Mika tidak sengaja bertemu Shin-seorang petani muda yang terkenal di kalangan ibu-ibu desa. Dan Shin perlahan mengusik dunia Mika yang tenang. Namun, juga membantu Mika dalam karirnya sebagai pengrajin kerajinan tangan?
All Rights Reserved
#187
angstwithhappyending
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • in verso aeternaria
  • CEO&Matchmaking
  • All Is Well
  • Satu Atap, Satu Hati
  • Little Lady [END]
  • Life With Ghost Story (TAMAT)
  • 春のロマンス- Haru No Romansu (Romansa Musim Semi)
  • Juragan Kampung [End]
  • [END] Ruo Chun and Jing Ming
  • Hot Mommy or Sweet Girl

Langit kelabu. Sirine meraung. Rel kereta masih bergetar sisa kepanikan. Seorang wanita turun dari mobil kantor Metro 7 dengan rompi pers dan ID Card menggantung di leher. Kamera bergoyang, suara orang-orang bercampur dengan peluit petugas. Di tengah kekacauan... satu sosok berdiri tegak. Seorang pria dengan seragam masinis kusut, helm safety, dan wajah datar-sedatar-datarnya. Tangannya pegang HT, mulutnya ngasih instruksi padat ke teknisi lain. Tapi matanya... serius, tajam, dan fokus penuh. "Itu masinisnya?" bisik wanita itu ke kameramennya. "Iya, katanya dia yang sempat tarik rem darurat." Ia mengerutkan dahi. "Mukanya... ketus amat ya. Gak ada ramah-ramahnya." Biasanya kalau ketemu petugas di lapangan, mereka nyapa balik. Tapi yang satu ini? Ngelirik pun enggak. Dia jalan melewati wanita itu begitu aja. Nggak senyum, nggak angguk, cuma jalan. Dan entah kenapa, justru itu yang bikin wanita itu berhenti sejenak. Karena di balik wajah lempeng itu... ada sesuatu yang menarik. Serius. Tanggung jawab. Dan jujur. Dia nanya ke petugas, "Masinis itu siapa namanya?" "Vikram." Ia nyimak. Lalu, pelan-pelan dia buka notes kecilnya. Di halaman paling belakang, dia tulis satu nama. "Vikram - masinis lempeng, bukan kandidat jodoh settingan." Dua jiwa berjalan di lintasan yang tak pernah bersinggungan. Yang satu tumbuh dalam sorotan cahaya, bicara untuk dunia, suaranya tajam menembus layar. Yang satu lagi, hidup dalam diam dan deru mesin, menyusuri rel panjang dengan mata yang selalu awas. Dunia mereka tak sejajar- satu di menara kaca, satu di rel tanah. Tapi semesta tak peduli garis keturunan, kasta, atau nama belakang. Yang dia lihat bukan gelar, tapi keberanian. Yang dia cari bukan kemewahan, tapi kejujuran. Namun, tak semua yang saling jatuh bisa saling jatuh ke pelukan. Ini kisah dua manusia yang terlalu dalam mencintai, di dunia yang terlalu sempit untuk menampung mereka. #1 in romance #1 in culture class

More details
WpActionLinkContent Guidelines