Surat Dari Penjajah

Surat Dari Penjajah

  • WpView
    Reads 71
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 2, 2025
Judul : Surat Dari Penjajah Sub judul : Sebait Rindu dari Zaman Penjajahan Di bawah langit yang sama, dua jiwa saling mencinta, namun terpisah oleh waktu, warna kulit, dan takdir. Ayu tak sengaja membuka pintu kenangan. Ia hanya ingin pulang ke Yogyakarta, tapi kota itu memeluknya dengan bayang-bayang masa lalu. Suara piano di saat hujan. Aroma kopi tubruk dan tanah basah. Dan sebuah nama yang muncul dari sunyi: Willem. Lewat mimpi dan pesan tak kasatmata, Ayu menyaksikan cinta yang tak sempat selesai antara seorang pria dari negeri kincir angin (Belanda) dan perempuan dari tanah Jawa. Kisah cinta mereka dilarang sejarah, dihapus dari buku-buku, tapi tak bisa dihapus dari jiwa. Cinta mereka tak sempat selesai. Dan kini, Ayu berjalan di antara dunia: antara yang kasat dan yang gaib, antara masa kini dan bayang masa lalu, antara logika yang membatasi dan cinta yang melampaui segalanya. "Beberapa cinta tak mati. Ia hanya menunggu..."
All Rights Reserved
#39
horrorromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Blueprint Pelarian Villain
  • GRAVARENZO
  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines