S-04 Harapan Terakhir Umat Manusia

S-04 Harapan Terakhir Umat Manusia

  • WpView
    Leituras 98
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Capítulos 4
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, mai 4, 2025
WpInfo
Ficção
Ficção Científica
S-04: Harapan Terakhir Umat Manusia Genre: Action • Sci-Fi • Post-Apocalyptic • Psychological Thriller • Drama • Adventure • Romance (Light Touch) Dunia telah runtuh. Neo-Purwakarta menjadi tanah mati, dan umat manusia nyaris punah akibat invasi biologis dari makhluk bernama Kýma. Di tengah reruntuhan, seorang remaja bernama Syauqi Kisaragi terbangun dari kapsul cryo-tubuhnya telah menyatu dengan teknologi nanobot canggih dari Proyek S-04. Ia bukan manusia biasa lagi, tapi juga belum siap jadi penyelamat. Dengan bantuan AI bernama HERA dan bimbingan seorang ilmuwan terakhir, Syauqi harus memilih: bertahan... atau melawan. Namun di balik bayang-bayang, organisasi misterius dan makhluk tak dikenal mulai bergerak. Takdir umat manusia kini ada di tangan satu Prototipe Harapan.
Todos os Direitos Reservados
#36
misirahasia
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • 𝔈𝔱𝔥𝔬𝔩𝔬𝔤𝔶 𝔬𝔣 𝔇𝔦𝔰𝔰𝔬𝔠𝔦𝔞𝔱𝔦𝔬𝔫 || Jayhoon
  • The Butterfly's Mask: ( Jaeyong ) - END
  • Murid Sialan
  • Sorry Mr. Husband (END)
  • Male lead Antagonist
  • I Am In Novel?!!
  • TC: Teratai Putih Kembali Populer [END]

Sunghoon, seorang psikiater muda berbakat, mendapat tugas khusus dari dokter senior yang juga menjadi mentornya: menangani seorang pasien dengan Dissociative Identity Disorder (DID). Kasus ini bukan kasus biasa, pasien bernama Jay tersebut memiliki tujuh kepribadian berbeda, masing-masing dengan sifat, emosi, dan cara berpikir yang saling bertolak belakang. Awalnya, Sunghoon menganggap ini sebagai tantangan profesional semata. Namun, seiring sesi terapi berjalan, satu per satu kepribadian Jay mulai muncul, membuka lapisan demi lapisan trauma masa lalu yang selama ini terkubur. Setiap kepribadian membawa potongan cerita yang berbeda. Ada yang protektif, ada yang agresif, ada pula yang rapuh seperti anak kecil. Tanpa disadari, Sunghoon mulai terjerat lebih dalam. Ia menemukan bahwa trauma Jay memiliki keterkaitan dengan masa lalunya sendiri-sebuah benang merah yang seharusnya mustahil ada antara dokter dan pasien. Hubungan profesional perlahan berubah menjadi konflik batin yang rumit, mempertanyakan batas antara empati, tanggung jawab, dan rasa bersalah. Ketika kebenaran akhirnya terungkap, sebuah plot twist besar mengguncang segalanya: hubungan antara Sunghoon dan Jay jauh lebih dekat daripada yang mereka bayangkan. Masa lalu yang terputus kini menuntut jawaban, dan proses penyembuhan tidak lagi hanya tentang Jay, tetapi juga tentang Sunghoon sendiri.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo