fleurs pourries

fleurs pourries

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 14, 2025
WpInfo
Fiction
Mystery
France, 19 December, 2000. hidup membosankan lainnya di Mayotte, kota sialan ini adalah wilayah termiskin dalam satu lingkup negara prancis, begitulah suara yang kudengar dari liputan radio lama dari toko kelontong sebelah. hidup di wilayah ini tidak buruk juga, bebas dan liar. itu satu"nya kelebihan yang kusukai kota kumuh kelahiranku ini. sebatang kara, anak pelacur hina, ditinggal ayah, tidak punya uang, cacat mata, dan tidak punya kerabat. apakah itu 'keadilan' yang tuhan berikan padaku? pfft.. orang" pasti mengoceh seperti burung camar, bahwa "kamu harus menerima ini semua, takdirmu." memangnya aku tong kosong?. lucu sekali.. mungkin suatu saat sesuatu yang namanya keadilan itu datang, mungkin? haha.. entahlah. aku lebih suka menjemput daripada menunggu. mungkin terburu buru tapi yang lain lebih tertinggal daripada aku?.. bukankah begitu? haha, permainan otak memang seru, tapi dikota ini, pilihanmu adalah membunuh atau terbunuh.-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Get in the Dark  | DROPPED
  • TEOLOGI CINTA
  • Kardus Kematian (Detektif Pramudya & Sakti)
  • Virus of Zee[✓]
  • Impian Untuk Hidup (End)
  • Where am I?
  • ˖ ֹ੭୧ 𝐓𝐡𝐞 𝐑𝐞𝐝 𝐅𝐥𝐨𝐰𝐞𝐫 𝐏𝐚𝐭𝐡⊹ ࣪ ⑅ || 𝐌𝐓𝐏 𝐱 𝐑𝐞𝐚𝐝𝐞𝐫 ||
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Cerita Rein (SUDAH TERBIT)
  • Moncake : Widehope Massacre

Kupikir dengan diamku, semuanya 'kan berakhir. Tapi tidak, mereka makin menjadi-jadi memperlakukanku seperti mainan--menindasku. Aku menunggu, menunggu hari kelulusan di mana perpisahan akan membawa kebebasan bagiku, lamun kelamaan luka yang ditorehkan membusuk, rasa benci dalam hatiku mengakar. Aku ingin membalas, tapi takdir tidak berpihak. Kehidupanku malah berakhir, kenapa mereka begitu kejam? Asaku hancur, dan siap dilempar ke Gehenna, tempat bagi jiwa-jiwa tak berharga. Aku menerima kelam ini. Tapi entah mengapa, aku tidak sampai ke sana. Sebab, ketika membuka mata, hal mengejutkan menyambutku. Aku terbangun dalam kisah yang kutulis, bukan sebagai tokoh utama bukan juga penjahat. Aku merasuki raga seorang putri raja yang tak pernah kulahirkan hingga akhir kisah. Kesempatan kedua bagiku? Atau permainan takdir yang lebih kejam? Aku mendamba damai tapi dalam dunia yang terlahir dari air mata, akankah aku meraih damai? *** "Kau berbeda. Kenapa tidak mati saja, Adik?" First Story Editorial Main genre's: Slice of Life ©2025 ©aylnesie_ Start: 22/03/25

More details
WpActionLinkContent Guidelines