I'm sorry (forcebook)

I'm sorry (forcebook)

  • WpView
    Reads 612
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 30, 2026
Force sedang bertengkar dengan Book setelah dia tahu fakta yang membuatnya tidak percaya. sudah 3 tahun bekerja dengan Book sebagai partner nya. dan 16 tahun mengenal dirinya. ia tidak menyangka bahwa Book memiliki perasaan kepadanya. "bukan kah kita setuju untuk tidak membawa perasaan pada pekerjaan kita Book?" Force membentak Book kencang, membuat Book terkejut dan terdiam. Force tidak pernah membentak nya. "kau seperti memberi ku kesempatan Force!" book pun terbawa emosi "itu untuk menjaga baik hubungan kita book!" "kau masih denial Force!!" book memegang tangan force "sebaiknya kita hentikan ini saja" Force melepaskan tangan book "hah?.."Book menatap tak percaya Force mengatakan hal seperti itu. "kita putuskan kontrak kerja saja, aku tidak bisa lakukan hal ini lagi. " Force meninggalkan Book yang terdiam dan menangis itu. dia berjalan keluar dari condo yang ia dan Book miliki. tanpa memperdulikan hal lain, Force pergi dari sana, entah kemana lah. tanpa melihat sekitar, Force berjalan menyebrangi jalan dan- TINNN TINNN BRUGHHH "FORCEEEEE-" ....... ...... . Force terbangun dengan perasaan sekitar yang asing, dan benar saja. ia berada di kamar yang tidak dikenalinya. "nak...Phoom. bangunlah, sudah siang " Force terdiam "Phoom....?-" "SHIAAAA" ... ....
All Rights Reserved
#108
forcebook
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Locked In Fear [ Chimon ]
  • See me as myself, not my twin(delshel)END
  • My cutie boy (FORCEBOOK)
  • Gajelas(chanbaek)(gs)END✔✔
  • Sincere Love (GS) CHANBAEK [END]
  • 23 years
  • THE BEGINNING OF HATE
  • Phom Rak Khun || geminifourth (END)
  • Rahasia

Diterpa musibah berturut-turut meruntuhkan kewarasan Chimon, jalan hidupnya kini berbeda, sendirian tanpa sandaran. Depresi akut yang dideritanya membuat ia mengurung diri, membatasi diri dari dunia luar. Dalam tiap renungannya ia selalu berharap akan adanya cahaya kembali mendatanginya. Akankah dirinya sembuh? Takdir apa yang tuhan berikan untuk dapat membuatnya bangkit dan keluar dari lubang keterpurukan ini?

More details
WpActionLinkContent Guidelines