Sudut Kota

Sudut Kota

  • WpView
    Reads 115
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 1, 2026
Sudut Kota Di tengah gemerlap kota yang tak pernah tidur, tersembunyi sebuah dunia yang tak pernah disorot cahaya. Aluna, seorang gadis remaja berusia tujuh belas tahun, hidup di gubuk kecil bersama kedua orang tuanya disudut kota yang penuh luka. Setiap hari adalah perjuangan untuk makan, untuk bertahan, untuk tetap percaya bahwa hidup bukan sekadar tentang menunggu akhir. Dibalik seragam sekolah yang penuh tambalan dan tatapan sinis dari teman-teman, Aluna menyimpan satu hal yang membuatnya terus hidup. Harapan. Ia menulis puisi, cerita, dari hari yang terluka, bermimpi suatu hari tulisannya akan didengar dunia. Ketika kesempatan datang melalui sebuah lomba menulis, Aluna melihat secercah cahaya. Tapi, jalan menuju impian tak pernah mudah. Ia harus menghadapi rintangan, keraguan, dan kenyataan pahit tentang dunia yang seringkali tak adil. "Sudut Kota" adalah kisah tentang keberanian bermimpi, tentang cinta dalam kesederhanaan, dan tentang seseorang gadis yang berjuang menciptakan akhir yang berbeda dari kehidupannya yang kelam. Sebuah novel menyentuh hati yang akan membuatmu melihat sudut-sudut kota dengan cara yang baru.
All Rights Reserved
#161
terbuang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perihal Waktu [ REVISI ]
  • Puing luka
  • Surat untuk Aluna - Antologi Cerpen Cinta Remaja
  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • Riuh Dalam Sunyi
  • Hopeless
  • Luka Diantara Kita [ TAHAP REVISI]
  • Elegi Rasa : Pergi
  • ALUNA

Perihal hari itu, anggap waktu hanya bercanda. Waktu akan berjalan seenaknya tanpa dia tahu setiap seret yang dia tinggalkan selalu menggoreskan luka yang tidak semudah itu untuk disembuhkan. Ditengah hiruk pikuk kota yang tak pernah berhenti, Jeremy merasakan kekosongan dalam dirinya yang tak bisa terucap. Kehidupannya yang biasa biasa saja tiba tiba dihadapkan pada kehilangan yang menghancurkan. Dalam usahanya untuk menyembunyikan rasa sakit, Jeremy menemukan dirinya terjebak dalam labirin emosi yang gelap. Namun ketika cahaya harapan muncul dari sudut yang tak terduga, Jeremy harus memutuskan antara terus meratapi masa lalunya atau memberanikan diri membangun kembali kehidupannya yang hancur.

More details
WpActionLinkContent Guidelines