STRANGER | Reza & Prilly | 2025

STRANGER | Reza & Prilly | 2025

  • WpView
    MGA BUMASA 4,568
  • WpVote
    Mga Boto 347
  • WpPart
    Mga Parte 35
WpMetadataReadMatureKumpleto Wed, Jul 9, 2025
Mereka pikir semuanya baik-baik saja-hingga seseorang pindah ke rumah sebelah. Sosok asing yang awalnya tampak biasa saja, perlahan mulai mengusik ketenangan rumah tangga Reza dan Mila. Tapi gangguan itu hanyalah permulaan. Sebab di balik senyum ramah dan sapaan hangat tetangga itu, tersembunyi sebuah rahasia yang mampu membongkar masa lalu-dan menghancurkan segalanya yang selama ini mereka anggap utuh. Tetangga itu bukan sekadar datang. Ia membawa kunci untuk membuka pintu yang seharusnya tak pernah dibuka lagi.
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Stay (Away)
  • Sahabat Jadi Cinta
  • My Annoying Fiance
  • Strength In The Heart
  • RANNA
  • Langit di Antara Kita
  • Beautiful Disaster
  • A MEMORY BETWEEN US | HARQEEL [ON GOING]

⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman