Di ujung senja

Di ujung senja

  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 24, 2025
Arasya karelliza, gadis pecinta senja yang tumbuh dengan sebuah luka. Semburat jingga adalah hal yang paling dia sukai, namun senja juga lah yang menjadi alasan dia terus menanti. Kematian keluarganya, kepergian seorang pria yang berarti di hidupnya, semua masih menyangkup tentang senja. Karna senja dia kembali jatuh cinta pada orang yang sama sekali tidak menginginkannya, mencintai seseorang yang belum selsai dari masa lalunya itu sangat menyakitkan, namun dia tidak bisa tuk berhenti mencintainya. Namun hanya senja lah yang bisa menenangkan hatinya, hanya bersama senja lah dia tidak pernah merasa kesepian, dan disaat senjalah dia kembali menemukan cintanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • Dear Baskara [End]
  • Fajar & Senja
  • MY CRUSH
  • ALENZA
  • Anak Angkat & Keluarga Posesif
  • LUKA
  • ALSENJA
  • NOT SAME (COMPLETE)

Seri kedua Arga ; pusaran sesal Tentang cinta yang salah menyapa, rindu pada yang telah pergi juga dendam yang tak seharusnya tumbuh. Setelah kematian Aksa. Arga menyibukkan diri untuk mengalihkan rasa sakit akibat kehilangan dengan bekerja. Hingga pada satu titik dia kehilangan tujuan hidup kecuali membayar tagihan. Tak disangka dia bertemu lagi dengan ayahnya dan ingin membuktikan rumor yang pernah terjadi pada adiknya. "Ayah apa yang lebih memilih mengurusi anak wanita lain daripada darah daging sendiri? Kamu tak ubahnya lelaki egois yang hanya mementingkan diri sendiri. Aku tak yakin kamu pantas disebut sebagai orang tua." "Aku tak percaya kata-kata itu keluar dari mulut anak lelakiku yang terpelajar." Teringat dengan pesan adiknya untuk segera menikah, seorang wanita yang pernah bertemu saat di rumah sakit menyapanya. "Bukankah di dunia ini tak ada yang sempurna, begitu pula cinta." Kia menoleh ke Arga yang menatap dengan sorot sendu. Walau sudah mengenal hampir beberapa bulan, lelaki di sampingnya adalah sosok diyakini tengah menutupi luka. Dia bisa melihatnya, lewat bola mata, gurauan atau perkataan langsung seperti sekarang. "Cinta itu memang tak sempurna, oleh itu mereka merayakan ketidaksempurnaan sebagai wujud kebahagiaan dalam pernikahan. Karena sejatinya cinta itu saling melengkapi."

More details
WpActionLinkContent Guidelines