SAZHIA
  • WpView
    Reads 339
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 22, 2025
Sazhia Alvaretta Mahendra hidup dalam dunia kecil yang hangat, di antara aroma roti dan pelukan keluarga. Tapi ketika langit hangatnya runtuh seketika, Zhia dipaksa berdiri sendiri di tengah reruntuhan cinta dan mimpi. Dengan luka yang belum sembuh, ia harus memilih hancur selamanya atau bangkit perlahan. Ini bukan kisah cinta biasa. Ini adalah kisah tentang kehilangan, kekuatan, dan keteguhan hati seorang gadis yang mencoba tetap hidup ketika rumah dalam hatinya telah mati.
All Rights Reserved
#479
kehilangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ikhlas Yang Tak Mudah
  • Jangan Bermain Cinta dengan Mapala
  • Unfinished Goodbye
  • Meneroka Jiwa 2
  • Dimana Letak Kebahagiaan Itu?
  • Qiyamah Senja-completed
  • Bayangan Yang Tak Pernah Pergi
  • LOVE IS DESTROYED [COMPLETED]

Seorang gadis cantik nan manis, berkulit sawo matang itu kini tengah duduk berteduh di sebuah cafe dengan menikmati secangkir kopi susu dan suasana hujan yang lebat. Pandangan nya tertuju pada seorang wanita yang tengah bersenda gurau dengan pasangan nya. Ia tersenyum tipis dengan cairan yang keluar dari pelupuk matanya. Air mata yang terus menerus keluar menuruni pipinya. "Kaka sayang kamu, Kaka janji akan selalu jaga kamu dan selalu ada buat kamu". Ucapan itu yang terus menerus selalu terlintas di benak nya. "Kak, kenapa Kaka tinggalin aku? aku belum bisa untuk melakukan segala hal sendiri. aku masih butuh Kaka, aku masih butuh pundak Kaka untuk bersandar". Terlihat ia memejamkan matanya seraya bergumam dengan nada yang sangat lirih. "I miss you ka"

More details
WpActionLinkContent Guidelines