YANG TAK USAI

YANG TAK USAI

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 17, 2025
Di antara hiruk-pikuk dunia sekolah, hadir seorang siswa kelas 11 bernama Alif Gymnastiar - tinggi, kocak, dan punya hati yang lebih hangat dari matahari siang bolong. Hidupnya berubah saat seorang siswi baru pindahan dari Aceh, Alea Yuniati, masuk ke sekolah mereka. Pendek, imut, dan punya selera humor yang sama, Alea seperti teka-teki manis yang bikin Alif penasaran tiap hari. Hubungan mereka dimulai dari candaan-candaan receh, ledekan sok mancung dan sok tinggi, sampai akhirnya tumbuh jadi cinta yang pelan-pelan menyelinap ke hati. Tapi tentu saja, jalan cinta tak pernah mulus. Cemburu, konflik dengan kakak kelas, hingga perkelahian demi mempertahankan orang yang dicinta menjadi bumbu dalam kisah ini. Dan ketika Alif berteriak di tengah aula, mengakui perasaannya ke Alea di depan banyak orang-semua hati ikut berdegup. *yang tak usai* adalah kisah cinta remaja yang manis, penuh tawa, luka, dan keberanian. Sebuah perjalanan dari pertemanan menuju cinta sejati yang bisa bikin pembaca senyum-senyum sendiri... dan nungguin kelanjutannya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Almost Us
  • ALSYA
  • Jejak Waktu [Complete]
  • Permen Kaki Aya (Tamat) ✓
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • AZAM : Satu Langit Dua Doa
  • Kelas A [End]
  • PERLINA
  • L A R A (Falling and Love) ✔
  • DEVIAN [END]

Kalau ada satu orang yang selalu bikin Aira kesal tiap pagi masuk kelas, jawabannya cuma satu: Arga, si tukang ejek, tukang senyum miring, tukang nyebelin-tapi entah kenapa, hatinya selalu deg-degan tiap cowok itu datang. Bagi Arga, ejekan itu caranya menjaga jarak dari rasa yang terlalu dalam. Karena sesungguhnya, Aira bukan sekadar teman sekolah biasa. Ia adalah gadis kecil bermata sedih yang pernah ia tolong saat jatuh di jalan berlumpur puluhan tahun lalu. Gadis kecil dengan seragam sekolah dan pita merah di rambutnya, yang tersenyum malu-malu dan bilang terima kasih... sebelum akhirnya berlarian ke arah keluarganya yang sepertinya akan pergi meninggalkan rumah. Arga ingat. Aira tidak. Saat mereka dipertemukan kembali di usia dewasa-di sekolah yang sama, di kelas yang sama-Aira sudah menjadi perempuan yang dingin, keras kepala, dan angkuh. Tapi bagi Arga, ia tetap anak kecil yang dulu pernah ia bantu, yang senyumnya pernah membuat hatinya hangat. Arga mengenali Aira,, Arga ingat jelas nama gadis kecil yang ditolongnya dulu dari nama di seragam sekolahnya. Aira kaisha eliana. Jadi Arga memilih satu cara untuk mendekat: ejekan. Setiap ledekan, setiap adu mulut kecil, adalah bentuk rindunya yang lama dipendam. Tapi Aira? Ia terlalu bangga untuk bertanya, dan terlalu tertutup untuk merasakan. Dan ketika cinta sudah hadir di hati Aira, mereka harus berpisah untuk selamanya. Arga hanya menerimanya meski hancur, hanya kata selamat. Lalu pergi. Dan tak pernah kembali. Mereka bukan siapa-siapa. Bukan sepasang kekasih. Bukan sahabat. Tapi pernah saling jatuh cinta diam-diam-dan itu cukup untuk dikenang seumur hidup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines