Snow Curtain (Xue Muhou)

Snow Curtain (Xue Muhou)

  • WpView
    Membaca 21
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Apr 28, 2025
~Sebuah kisah tentang cinta yang membeku, dan hati yang terlambat pulang.~ Di balik tembok megah Dinasti Yanli, Duan Huang En adalah wanita dari keluarga bangsawan yang dihancurkan oleh fitnah dan kecemburuan kekuasaan. Dijebak untuk masuk ke istana, dia kehilangan segalanya-keluarga, penglihatan, dan kebebasan. Lima tahun hidup dalam kehampaan Istana Dingin, dia pun dianggap telah mati dalam sejarah. Disisi lain, Zhu Jie- pangeran yang diasingkan karena konspirasi tahta kembali ke ibu kota dengan pasukan dari perbatasan dan melakukan kudeta. Dalam upayanya menata ulang sistem pemerintahan yang bobrok karena adik tirinya, ia tanpa sengaja bertemu dengan Duan Huang En- wanita dari masa lalu yang selama ini ia kira telah mati bersama keluarganya. Pertemuan itu membuka luka lama, penyesalan, dan kenangan yang tak pernah padam. Namun bisakah kehangatan baru menyembuhkan jiwa yang telah beku oleh dinginnya istana dan penghianatan?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#311
perang
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • The Exiled Queen (TAMAT) √
  • Promise under the moonlight
  • Membawa Lentera di Siang Hari ( Carrying A Lantern In Daylight) - COMPLETE
  • Unveil Jadewind / Kasus Aneh di Istana Tang
  • The Golden Hairpin Vol. 2 (Hilangnya Burung Luan Sembilan)
  • Kebangkitan Kembali Permaisuri Lian Ruo
  • Snow in Heart (COMPLETED) ✅
  • CINTA DALAM BAYANG-BAYANG TAHTA
  • The Reborn Noble Girl Is Hard to Find (The Glory)

First historical-fantasy Romance by Me! *** "Kenapa kau tampak begitu tenang, heh?" desisnya tepat di wajah Sang Ratu. "Kau bahkan memberikan obat subur untuk kami. Apa kau tidak takut posisimu akan tergulir jika aku memiliki anak dari selir lain?" napas Ghaozen bahkan terasa begitu tergesa di wajah cantik dan lembut milik Yueyin. Yueyin justru tersenyum tulus, "Saya yakin, tak lama lagi tempat saya akan berganti. Lalu, apa yang harus saya takutkan?" Ya benar, apa yang harus ditakutkannya? Karena sejak kecil Yueyin di didik tidak untuk menjadi orang yang serakah. Tidak untuk menjadi orang yang naif dan munafik. Ia bahkan sebisa mungkin hidup jauh dari jangkauan istana, namun sialnya pekerjaan sang ayah membuatnya terjebak dengan Raja saat ini. Raja yang dikenal berhati iblis! Istana adalah tempat yang mengerikan! Jauhi sebisa mungkin, Yueyin. Itu adalah pesan terakhir sang ibu padanya sebelum ibunya bunuh diri akibat perceraian dan fitnah kejam dari istana oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. "Kau lancang, Ratu!" Ghaozen semakin mendekatkan wajahnya dengan wajah Yueyin. Menatap bibir merah muda Yueyin yang tampak menggoda begitu membangkitkan hasratnya sebagai lelaki jantan. Namun, ketika kedua bibir itu nyaris menyatu, Yueyin lebih dulu memalingkan wajahnya. Membuat Ghaozen tersenyum sinis dan berbisik pelan, "Rumor itu beredar salah. Bukan aku yang tidak pernah mengunjungimu, Yueyin. Tapi, kau yang selalu menolak kehadiranku!" gumamnya sebelum keluar dari kediaman Yueyin dengan langkah lebar.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan