The 14th Bell

The 14th Bell

  • WpView
    LECTURAS 1,376
  • WpVote
    Votos 171
  • WpPart
    Partes 7
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, nov 21, 2025
WpInfo
Ficción
Misterio
Tiga tahun lalu, di malam musim dingin yang beku, lonceng Aurelith Academy berdentang empat belas kali dua kali lebih banyak dari seharusnya. Keesokan paginya, empat belas siswi penghuni Dorm Asteria menghilang tanpa jejak. Tidak ada tubuh, tidak ada saksi, hanya gema dentang terakhir yang tak pernah berhenti di telinga para guru dan murid yang tersisa. Kini, ketika dorm itu dibuka kembali, empat belas siswi baru menempatinya sebagian wajah lama, sebagian asing. Di antara mereka ada Catherina, atau Erine, gadis 17 tahun yang dikirim secara diam-diam oleh Divisi Investigasi Khusus untuk menyelidiki tragedi itu. Tapi semakin lama ia tinggal, semakin ia sadar bahwa misteri ini tidak dimulai dari luar, melainkan dari dirinya sendiri. Lonceng kembali berdentang di malam hari. Foto-foto lama muncul di kamar yang seharusnya kosong. Dan di ujung lorong, sesosok gadis berambut panjang dengan pita merah Ketika batas antara masa lalu dan masa kini mulai kabur, satu hal menjadi jelas: di Aurelith Academy, setiap dentang menandai jiwa yang belum bebas. Dan sebelum lonceng ke-15 berdentang, kebenaran akan menelan siapa pun yang berani mendengarnya.
Todos los derechos reservados
#42
jkt48gen12
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Shadow in the Lab
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Hello, Mr. Mafia!
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Defiant [END]
  • Bound to Him
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • My Perfect Model ( Republish )

Sebagai anak magang di laboratorium penelitian mutakhir, Selene tahu pekerjaannya tidak akan mudah. Tapi dia tidak pernah menyangka harus berhadapan dengan Axel-vampir berbahaya yang dikurung dengan rantai berat, tatapannya tajam dan penuh kejengkelan. "Nah, manusia lain." Suaranya datar sebelum dia memutar mata, seolah keberadaan Selene hanyalah gangguan kecil dalam hari-harinya yang panjang. Ilmuwan disini ingin memahami kekuatannya, mengungkap misteri yang membuatnya berbeda. Tapi Selene? Dia hanya ingin menemukan cara agar bisa bertahan... dan mungkin, mendekatinya tanpa menjadi target berikutnya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido