Aroma Dalam Mimpi

Aroma Dalam Mimpi

  • WpView
    Reads 23,089
  • WpVote
    Votes 239
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 27, 2025
Cerita 21++++ [HARAP BIJAK DALAM MEMILIH BACAAN] Saat perjalanan bisnis ke Kanada, Elena Hadley memutuskan untuk menghabiskan waktu luangnya dengan mengunjungi Festival Winterlude Kanada. Di tengah lautan warna putih salju dan keramaian pengunjung, ia tak sengaja bertabrakan dengan seorang pria asing yang memiliki aroma segar bagai musim panas di tengah dinginnya musim dingin. Sekilas, pertemuan itu tampak biasa. Namun, aroma pria itu begitu segar, maskulin, dan menggoda, seakan menempel dalam ingatannya. Selepas kembali dari Kanada, sesuatu yang aneh terjadi- setiap malam Elena mulai bermimpi tentang pria itu, mimpi-mimpi yang begitu nyata dan penuh gairah. Semakin hari, mimpi-mimpi tersebut semakin intens, membuatnya terjebak dalam batas tipis antara fantasi dan kenyataan. Siapa pria itu? Apakah ini hanya kebetulan, atau ada sesuatu yang lebih besar yang mengikat mereka berdua?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Strange Matchmaking
  • One Night Stand (21++)
  • Sebelum Pelukannya Membuatku Tertidur
  • One First Touch Naked
  • Akal Tak Sekali Tiba (COMPLETED)
  • NEW EXPERIENCE
  • The Colliding Past (Trilogy Past #1)
  • Bukan Pernikahan Impian(TAMAT)

(21+) Alexandra Xiamormond. Terikat perjodohan yang diatur oleh sahabatnya sendiri, Vanesa Mckenzi. Karena sebuah aturan keluarga yang mengharuskan Vanesa memaksa Alexa untuk menikah dengan kakak tertampannya yang dingin dan arogan -Verold Mckenzi- agar ia dapat menikah dalam waktu secepat mungkin sebelum semua tahu masalah besarnya. "apa yang kau katakan itu keterlaluan Verold! Kau berbicara seperti kau memang benar-benar pernah melakukannya denganku dan membuatku sangat malu di depan adikmu dan tunangannya!" "Apa kau memintaku untuk benar-benar melakukannya padamu hm?" "ti-dak seperti itu maksudku!" "lalu?" aku memundurkan wajahku saat Verold mendekatkan wajahnya pada wajahku. Kepalaku sudah menyentuh ranjang, kini aku tertidur dengan posisi kaki yang menjuntai kebawah. Aku memejamkan mataku saat hidung kami saling menyentuh. "apa kau kira aku akan menciumu dan bercinta sepanjang malam denganmu? Itu hanya akan menjadi mimpi besarmu yang tidak akan menjadi kenyataan Alexa Xiamormond!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines