Warisan Kegelapan

Warisan Kegelapan

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 15, 2025
Kehidupan selalu berputar layaknya roda dan menurutku, nilai diri seseorang dapat dilihat dari bagaimana caranya untuk tetap bertahan dalam berbagai fase kehidupan. Bagaimana mereka menyikapi sesuatu kala mereka dalam keadaan terpuruk, maupun tengah bersuka ria. Aku tak ingin mengeluh, apalagi kufur akan nikmat yang diberikan Tuhanku. Namun, dalam kondisi yang selalu menekanku untuk terus bertahan di bawah lapisan tanah, berhasil membuat diriku tenggelam lebih dalam. Aku sungguh ingin mati dan tak pernah terlahir kembali. Selagi jarum tetap berdetik kencang, aku terus memikirkan bagaimana cara agar diriku terus bertahan? Atau, bagaimana cara untuk keluar dari belenggu getir kehidupan ini? Aku percaya, Tuhan selalu menganugerahkan sesuatu yang indah selepas terjangan badai mengerikan. Namun sampai kapan penantian akan keindahan ini berakhir? Suatu ketika dalam malam gulita, pada diriku yang tunduk guna bercerita. Pada alas yang basah karena air mata, aku mendapat secercah cahaya. Tuhan.. terima kasih atas segalanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALTER EGO (TAMAT)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Pause Sebentar, Dunia
  • Titik Yang Benar
  • SasuHina - I Knew I Love You
  • Jodoh Pilihan
  • Terjebak Diwaktu Yang Sama
  • Tentang Kita
  • Full Of Scratches
  • SasuHina - Love Story

Tuhan sangat ndak adil. Aku sudah kehilangan segalanya. Kebahagiaan, hidup tenteram, mahkota yang paling berharga, bahtera rumah tangga bahkan buah hatiku tercinta. Aku benci hidup ini. Benar-benar benci. Aku berada dalam dasar terbawah dari rotasi kehidupan, yang rasanya mendongakkan kepala saja ndak sanggup. Namun, lagi-lagi Tuhan bermain pada takdir. Dia hadir, dengan segala cahaya kemilau yang membuatku memudar. Dia juga lah yang mengulurkan tangan dan berkata, "Aku nggak akan ninggalin kamu." -- Kumala Putri Aku merasa sangat terberkati. Tuhan begitu baik padaku. Hidup dalam limpahan kasih sayang, cantik, menawan, anggun, dan kupikir-pikir hidupku terlalu mulus. Tak ada tantangannya. Tapi, sepertinya Tuhan memiliki skenario lain akan fungsiku di dunia. Aku hidup untuk menyelamatkannya. Aku mati pun untuk menyelamatkannya. Di saat aku berniat pergi, dengan memohon dia memintaku tetap bersamanya. "Jika kamu pergi maka hidupku ndak berarti lagi." Lalu aku harus bagaimana? -- Vanessa Putri Warning: Tulisan ini mengandung Mature Content, banyak kata-kata kasar, beberapa adegan kekerasan serta adegan dewasa. Jadi, mohon bijak dalam membaca. Cover by Anagraphic_

More details
WpActionLinkContent Guidelines