Story cover for BLURIES by d_tyaladika
BLURIES
  • WpView
    Reads 82
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 82
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Apr 15
Aurellia Ruby Shanetta, seorang ballerina yang sedang menjalani hubungan dengan Garaziel Prawira Atmaja -mahasiswa hukum yang karismatik, dan aktif organisasi kampus.

Dari luar, mereka tampak sebagai pasangan ideal ; sama-sama rupawan, berbakat, dan dipuja banyak orang. Namun, di balik senyum yang Ruby tampilkan, ada luka yang perlahan mengikis harapannya. Ia mencintai Gara sepenuh hati, tetapi laki-laki itu bersikap seolah Ruby hanyalah formalitas dalam hidupnya. Hubungan mereka lebih seperti status tanpa makna.

Gara yang tertutup dan acuh, ternyata menyimpan rahasia kelam tentang awal hubungan mereka. Namun seiring waktu, perasaan yang semula dianggap remeh mulai menggoyahkan keyakinannya. Ia mulai bertanya pada dirinya sendiri. 

Apakah ia benar-benar tidak memiliki perasaan pada Ruby?

Bluries adalah kisah tentang cinta yang kabur dan buram. Tentang keraguan, pengkhianatan diam-diam, penyesalan, ketulusan dan pertumbuhan yang mencari makna sebenarnya dari kata mencintai.
All Rights Reserved
Sign up to add BLURIES to your library and receive updates
or
#384cerita
Content Guidelines
You may also like
THE BRANDAL GIRLS by firdac_244
6 parts Complete
Ada seorang gadis dingin dan begitu BRANDAL, tetapi ada alasan yang membuatnya menjadi seperti ini. Gadis itu bernama Aurelia Miranda Louis , ya itulah namanya tapi gadis itu enggan untuk menggunkan nama belakangnya, entalah mungkin nanti akan kita bahas Awal masuk sekolah barunya sudah membuatnya kesal, karna di situ awal ia bertemu dengan laki laki yang sugguh begitu menyebalkan baginya, karna wajah songong dan tingkat kepedean yang begitu tinggi jangan lupakan sifat sama brandal seperti dirinya. "GUE PASTIIN GUE AKAN BUAT LU JATUH CINTA SAMA GUE AUREL!" teriak Aldo di kantin sambil nyengir kearah Aurel Aurel langsung melebarkan matanya, karna ia tidak mengerti dengan jalan pikiran lelaki itu, bagaimana tidak dia berteriak di kantin yang masih ramai namun Aurel berusaha bersikap setenang munkin "In. your. Dream. Aldo." Balas Aurel dengan tatapan datar dan suara dingin lalu melenggang pergi dari kantin "KITA LIAT NANTI AUREL BAKALAN GUE PASTIIN LU BAKAL JATUH DIPELUKAN GUE, GUE AKAN BUKTIIN REL!!!" Teriak Aldo masih dengan senyuman yang lebar walaupun Aurel tidak menghiraukannya dan tetap berjalan Bagaimana dengan kisahnya? Apakah Aldo dapat mengubah sifat Aurel yang dingin? Ayo ikuti kisahnya... Semoga suka sama ceritanya👐 Jangan lupa budayakan vote, coment and share ya! Karena aku butuh suport dan dukungan dari kalian biar semangat buat nulis cerita ini mueheheh PLAGIAT MENDING MINGGAT! HUS HUS:)) Cerita ini bener bener dari pemikiran aku sendiri khayalan aku sendiri jadi jangan seenak jidat mau ngejiplak cerita ini.
You may also like
Slide 1 of 9
Once and Never Again cover
Scarla cover
Hujan dalam Pandanganku cover
THE BRANDAL GIRLS cover
DIA MATAHARI 2: I'M THE WINNER cover
RAHASIA LAMPU KOTA (✔) cover
Ex or New? [REVISI] cover
Sincere (Nara) cover
Bukan Sekedar Pelampiasan Amarah. cover

Once and Never Again

6 parts Ongoing

-sebuah kisah tentang bertahan, melangkah, dan hal-hal kecil yang tetap tinggal bahkan setelah waktu pergi. Di antara seragam putih-abu, buku pelajaran, dan jalanan yang dilintasi dengan napas lelah, Lunar menyimpan dunia yang jarang dilihat orang lain. Ia bukan siswa yang menonjol, bukan juga tokoh utama dalam cerita siapa pun. Tapi ia menyimpan puing-puing ketabahan-dalam diamnya, dalam cara ia menulis, bekerja, dan mencintai tanpa banyak suara. Suatu masa dalam hidupnya, ia bertemu seseorang yang tak direncanakan. Bukan cinta besar, mungkin. Tapi cukup untuk membuat jantungnya belajar irama baru. Ia mencoba menata kembali cerita yang dulu hanya ia simpan sendiri. Tentang hujan dan bangku kosong, tentang jendela kelas dan panggilan dari seseorang yang tak pernah ia sangka akan begitu berarti. Karena beberapa cerita tidak pernah benar-benar selesai. Mereka hanya menunggu waktu yang tepat untuk diceritakan kembali.