Mas Ed

Mas Ed

  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 21, 2025
Camelia Nur baru saja dapat pekerjaan di Jakarta sebagai seorang koki. Tentu saja tugasnya hanya memasak untuk Tuan sang majikan pemilik rumah. Selama tiga bulan bekerja hidupnya tentram, sampai suatu saat ia diperintahkan untuk belanja oleh Nyonya rumah bersama dengan anak sulungnya yang belum pernah Nur temui sekali pun. *** Pria dewasa yang sudah menjabat sebagai CEO di salah satu anak perusahaan Ayahnya itu memiliki sifat yang arogan, dingin, dan selalu berwajah datar. Membuat siapa pun yang berdekatan dengannya akan merasa ketakutan. Namun, ketakutan itu tidak pernah ada dalam kamus gadis bernama Nur setelah Nur mulai dekat dengannya. Nur tahu penyebab Tuan Mudanya itu bersikap demikian. Ia terus memberi saran yang baik pada Tuan Mudanya, walau harus berdebat panjang lebar lebih dulu. Nur tidak berharap lebih dengan Tuan Mudanya selama ia bekerja di rumah itu. Ia hanya bekerja untuk mencari uang yang nantinya uang itu akan dikirim ke Ibunya yang berada di kampung halaman. Namun, satu hal yang Nur tidak tahu. Tuan Mudanya sudah jatuh terlalu dalam pada perasaan yang tidak bisa ia ungkapkan dengan rinci pada Nur hingga akhir. Berdasarkan kisah nyata, Start on ; 16 April 2025 by naputyy
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEBAKAN CEO NAKAL (21+)
  • Binar Cinta CEO Brondong
  • My Big Boss
  • 사랑해요, 코키씨 (ILoveYou Mr. Koki)
  • Tabir Tuan [Completed]
  • Hope & Love 🤎
  • Naya Arjuna

[21+] Ada adegan dewasa yang eksplisit! Dia terbiasa memegang kendali-di ruang rapat, di ranjang, bahkan di hati wanita-wanita yang cuma mampir sementara. CEO muda berusia 27 tahun ini bukan hanya tampan dan tajir, tapi juga tahu persis bagaimana membuat wanita kehilangan akal sehat... dan pakaian. Lalu datanglah asisten pribadinya. Gadis polos dengan mata bening, rok selutut, dan nada bicara sopan yang justru menggoda naluri liarnya. Ia tak pernah menyentuh karyawan-sebelumnya. Tapi gadis ini? Dia terlalu lugu untuk dunia yang penuh jebakan seperti ini. Terlalu mudah diprovokasi. Terlalu manis saat menunduk. Dan terlalu cepat basah hanya karena satu bisikan di telinga: "Lembur di tempatku malam ini." Semula hanya permainan dominasi dan hasrat. Namun yang tak mereka sadari-ada batas tipis antara nafsu dan rasa. Dan begitu keduanya terjerat, tak ada yang bisa keluar tanpa luka... atau tanpa klimaks yang berulang-ulang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines