Dunia Yang Tak Pernah Berpihak

Dunia Yang Tak Pernah Berpihak

  • WpView
    Leituras 21
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, jun 30, 2025
Prolog - Dunia Yang Tak Pernah Berpihak Hujan turun seperti biasa, membawa dingin yang tak hanya menempel di kulit, tapi juga menusuk sampai ke hati. Di tengah malam langit kelabu, sama seperti hari-hari yang telah Nara lalui. Tidak ada yang istimewa dan tidak ada yang berubah. Dunia memilih untuk tetap diam... atau mungkin hanya diam untuk seseorang sepertinya. Sejak kecil, Nara tahu dirinya berbeda. Tidak seperti mereka yang selalu dikelilingi sorotan dan pujian, Nara sudah terbiasa berjalan sendiri, melawan banyaknya suara-suara yang memandang rendah, menertawakan, dan banyaknya orang yang mengabaikannya atau lebih tepatnya tidak ada yang menganggap nya hidup. Nara hidup di bayang-bayang kata jelek.Tinggal di lingkungan yang selalu meremehkan setiap usaha dan pencapaiannya. Dan dunia... dunia membiarkannya percaya pada itu semua. Teman? Cuma ada ketika butuh. Cinta? Ternyata hanya jebakan untuk menertawakan kelemahannya. Nara tumbuh dengan luka-luka yang tak pernah terlihat oleh mata orang lain. Tapi malam itu, di bawah hujan yang tak berhenti, Nara berdiri. Bukan karena tak lelah... tapi karena ia sadar, kalau ia terus menunggu dunia berpihak padanya, maka ia tak akan pernah benar-benar hidup. "Kalau dunia menutup mata, maka aku akan jadi cahayaku sendiri," bisik Nara dalam hati. Dan dari situlah semuanya dimulai.
Todos os Direitos Reservados
#3
loveafterpain
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Naura & Lukanya
  • Resital Sunyi (End)
  • Felicia> Januari With You
  • TRAUMA
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )

⚠️⚠️⚠️⚠️ PERINGATAN: Cerita ini murni hasil pemikiran pribadi penulis. Jika terdapat kesamaan nama tokoh, alur, tempat, maupun kejadian, hal tersebut murni kebetulan dan di luar kendali penulis. Naura Arabella Sanjaya bukan gadis biasa. Di balik senyumnya yang tenang dan sikapnya yang lembut, tersimpan dunia yang tak banyak orang tahu-dunia penuh tanggung jawab yang terlalu besar untuk usia belianya. Sambil tetap bersekolah dan berusaha terlihat seperti remaja lainnya, Naura diam-diam bekerja sepulang sekolah demi mencukupi kebutuhannya sendiri. Ia terbiasa menutupi luka, memendam lelah, dan tetap tersenyum seolah semuanya baik-baik saja. Namun hidup tidak pernah semudah itu bagi Naura. Ketika sebuah pesta yang seharusnya menjadi ajang kebersamaan justru berakhir menjadi titik balik hidupnya, Naura harus menghadapi kenyataan pahit: ia hamil. Di tengah cemooh tak terlihat, penolakan yang perlahan muncul dari sekitarnya, dan beban moral yang begitu menekan, Naura tetap memilih untuk bertahan. Ia tak meminta dimengerti, hanya berharap didengar dan dipahami. Beruntung, di tengah kesendiriannya, ada Adara-sahabat yang setia mendampinginya meski tak tahu sepenuhnya gelapnya dunia Naura. Tapi sampai kapan Naura bisa menyembunyikan rahasianya dari Adara, dari semua orang... bahkan dari dirinya sendiri? Ini adalah kisah tentang keberanian, pengkhianatan, dan perjuangan seorang remaja perempuan yang dipaksa dewasa terlalu cepat. Sebuah kisah yang mengajarkan bahwa tak semua luka tampak, dan bahwa menjadi kuat bukan berarti tak pernah rapuh. ---

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo