GADIS DELIMA

GADIS DELIMA

  • WpView
    Reads 14,632
  • WpVote
    Votes 966
  • WpPart
    Parts 43
WpMetadataReadComplete Sat, Jul 12, 2025
Jika boleh memilih, Azalea ingin hidup menjadi burung, bebas tanpa memikirkan persoalan dunia. Karena baginya hidup hanya seni untuk mengenakan topeng terbaik. Dia hanya gadis periang yang memberikan kebaikan pada setiap orang, namun salah! Kebaikan tidak seharusnya diberikan pada dua orang yang berkontribusi untuk menorehkan trauma. Azalea Btari harus menelan rasanya penghiantan, dari pacar dan sahabatnya. Lama untuknya kembali bangkit, mencoba menghindar dari ramainya peradaban. Ia tak sadar jika selama ini ada manusia yang berani berperan menjadi apapun untuknya, Janu Brajasena namanya. Manusia yang berhasil menorehkan kembali senyum yang sempat hancur, manusia yang mengembalikan banyak warna yang sempat luntur. Tapi, apakah Janu akan tetap bertahan dengan segala kekurangan Azalea? Apakah ia bisa menebalkan kesabaran untuk menghadapi segala tingkah gadis itu? Atau hanya datang untuk menusuknya lebih dalam dari sebelumnya?
All Rights Reserved
#340
moqeel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lost in Reverie [Moqeel]
  • GADIS KECILKU
  • Love In Algorithm
  • HIGH SOCIETY : Broken Throne (MOQEEL AU)
  • CAN YOU READ THE NEW CHAPTER FOR ME?
  • [Complete] Fate in Chains
  • Could you be a home for me? [TAMAT]
  • Cinta Yang Hilang (On Going)

Aqeela selalu percaya bahwa waktu akan menyembuhkan segalanya. Tapi, bagaimana jika waktu justru membawanya kembali ke titik awal? Satu momen di hari itu membuat hidupnya berantakan. Ia merasakan penghianatan, kehilangan, dan luka. Namun, takdir berkata lain. Sebuah kecelakaan merenggut ingatannya, menghapus jejak masa lalu yang menyakitkan. Kini, ia hidup dalam dunia yang baru. Tenang, tanpa beban, tanpa kenangan yang menghantui. Tapi mengapa, ketika sosok itu muncul kembali dalam hidupnya, ada perasaan asing yang mengusik? Seolah ada sesuatu yang seharusnya ia ingat, tetapi tetap berada di luar jangkauannya. Mohan tidak pernah berpikir akan bertemu Aqeela lagi. Apalagi dalam keadaan seperti ini, saat gadis itu bahkan tak mengingat siapa dirinya. Haruskah ia bersyukur, atau justru merasa terhukum? Saat masa lalu dan masa kini mulai bertabrakan, Aqeela dihadapkan pada dua pilihan: tetap dalam ketidaktahuan atau mencari kebenaran yang mungkin akan kembali menyakitinya. Sementara Mohan... hanya bisa berharap bahwa kali ini, takdir berpihak pada mereka. Karena cinta yang pernah tersesat di masa lalu, mungkin masih mencari jalan untuk kembali.

More details
WpActionLinkContent Guidelines