Sway Like the Sea

Sway Like the Sea

  • WpView
    Reads 671
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 17, 2025
Kalau chaos punya wujud, mungkin wajahnya mirip Mayor (Mar) Himawan Sakti. Tengil, absurd, konyol, tapi tetap jadi salah satu aset berharga di korps marinir. Dari Taifib lalu berlanjut ke Denjaka, hidup Himawan selalu berdampingan dengan bahaya-dan segelas kopi sachet. Tapi hidupnya jungkir balik waktu dia ditarik ke Jakarta. Dari operasi laut berisiko tinggi ke tugas mengawal Menteri Pemuda dan Olahraga - hidup Himawan jungkir balik lebih cepat dari gelombang badai. Ganti sirine, ganti misi. Dan di tengah ributnya dunia baru itu, Himawan bertemu dengan Raveena Khairajendra Aldiaraka Pranata-Veena. Psikolog muda yang tajam, diam-diam chaos, dan diam-diam berbahaya... buat hatinya. Kalau di laut Himawan bisa bertahan dengan akal dan senapan, untuk Veena, Himawan butuh lebih dari sekadar akal dan keberanian: dia butuh kesabaran, janji-janji kecil, dan cinta - seliar dan seabsurd dirinya. Karena buat Himawan Sakti, jatuh cinta pada Raveena Pranata adalah satu-satunya misi yang tidak pernah, dan tidak mau, ia kabur darinya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Teman Lama (Empat)
  • Teddy Tirza: When Love Blooms • Completed ☑
  • Call Me When You're Single
  • Elang Muda Kencana
  • R a i n a
  • MAJOR(ILY)
  • RHYTHM ( All Of Us Want To Be Happy )
  • Mayor Wira's Gaze
  • Kencana

~ini lanjutan cerita ~MISI PELENGKAP sudah lama Rizka nantikan momen ini, pulang kampung dan berlibur sepuas yang dia mau, tapi. "HAH?! KUMPUL AKADEMI, HANCUR SUDAH LIBURAN GUE!!!!" teriak Rizka histeris Dia tidak perduli dengan pandangan orang disekitar yang penting sekarang dia bisa melampiaskan kekesalannya. Saat Rizka tiba diluar bandara sudah ada seorang mentor yang menjemput dia, dengan wajah masamnya Rizka ikut keakademi tempat dia dulu. "Apa kabar, Rizka?" Sapa seorang wanita saat Rizka tiba di akademi "Baik, ejen ayu" jawab Rizka "Waaah, lama gak kelihatan, makin cantik ya kamu, udah punya pacar belum?" Ucap seorang pria sambil merangkul bahu Rizka "Belum, ejen Alif, saya kan kesana pelatihan ejen bukan cari jodoh" jawab Rizka sambil menyikut ejen Alif "Khu.. iya juga ya" ucap ejen Alif meringis kesakitan dan melepas rangkulannya "Ayo masuk, udah ada teman kamu yang nunggu" ajak ejen ayu "Teman" gumam Rizka Dengan dipandu oleh kedua mentor cabang 3, Rizka bergabung keruang utama, dan saat masuk Rizka bukan hanya terkejut wajah dia juga menunjukkan kekesalan dan kekecewaan yang luar biasa. "Ini teman yang ejen ayu maksud" ucap Rizka datar ~ Dipastikan cerita yang ini bakal lama update nya, jadi mohon dimengerti karena author masih memikirkan alur ceritanya 🙏

More details
WpActionLinkContent Guidelines