Waiting Room [TERBIT]

Waiting Room [TERBIT]

  • WpView
    Membaca 590
  • WpVote
    Vote 146
  • WpPart
    Bab 29
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Mei 19, 2025
Banyak sekali luka yang ditoreh dari sebuah ruang sederhana yang semestinya menjadi tempat bertumbuh: keluarga. Bagas dan Arjuna akhirnya diam-diam mencibir diri sendiri. Terkadang meradang juga ketika satu-satunya-ibu-yang tersisa sama kerasnya dengan mereka berdua. Aneh pula rasanya ketika seseorang berkunjung di Rabu siang kala itu. Namanya Lika. Bagas pernah membual tentang "rumah trauma" yang ia bangun bersama Arjuna dan Ibunya saat dengan Lika. Bagas ingin bebas, tapi masih terasa terkungkung. Arjuna yang masih terpenjara masa lalu, belum siap menerima konsekuensi atas segalanya. Sang Ibu yang pasif namun agresif itu terus meracau sejak tujuh tahun lalu. Rumah dan keluarga menurut Bagas serta Arjuna bukanlah sesuatu yang indah, malah justru membuat perutnya nyeri saking kacau balau dibuatnya. Ini tentang luka dan trauma yang ingin sembuh di sebuah ruang riuh yang sudah lama hampa. ©️ hejtrias, 2025
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • LOVE INTO PANDORA BOX [ SUDAH TERBIT ]
  • The False Reality (TELAH TERBIT)
  • HIDDEN I (The End)
  • LUKA
  • Kesedihan [SELESAI]
  • Lara di hati Rain (𝐓𝐄𝐑𝐁𝐈𝐓)
  • Seperti Tulang [SUDAH TERBIT]
  • ATMA: Menuju Sembuh

[JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KETIKA MEMBACA & FOLLOW AUTHOR] Kehidupan Kayla Zahira terasa menyenangkan dan berjalan normal dengan ia yang bercita-cita menjadi seorang penulis, namun pertemuannya dengan Arjuna Pradipta membuat seorang Bagas Ardiansyah mulai khawatir jika ingatan Kayla di masa lalu yang sengaja ia kubur dalam-dalam akan terbuka seiring berjalannya waktu seperti sebuah kotak pandora. "Jauhi Juna, abang gak suka kamu berhubungan sama dia" "Abang jangan gitu, pak Juna baik dia juga perduli sama adek." Bagas hanya bisa terdiam tak sanggup menjawab setiap kali Kayla bertanya kenapa Bagas sangat tidak menyukai Juna yang di mata Kayla adalah sosok pria yang dapat diandalkan dan sangat baik. Tanpa sepengetahuan Kayla, yang Bagas mau hanyalah Kayla menjalani hidupnya dengan tenang dan nyaman tanpa harus menoleh ke belakang lagi.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan