PALUNG CAHAYA

PALUNG CAHAYA

  • WpView
    LECTURAS 39
  • WpVote
    Votos 12
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, abr 23, 2025
WpInfo
Ficción
Romance
"Ketika cinta pertama kamu adalah sebuah penderitaan yang amat besar bagimu, maka ketika kamu merasakan cinta untuk kedua kali nya. kamu akan bungkam tanpa bisa mengungkapkan perasaan yang kamu pendam". Shafia Aira Az-zahra gadis ber umur 19 tahun, yang merasakan cinta pertamanya pada saat di bangku SMA. Tahun pertama sangat mulus, lalu ada tahun kedua yang mulai terombang-ambing dengan macam-macam permasalahan, lalu di tahun ketiga yang dimana masa terpuruk dan terjatuhnya seorang Shafia sih gadis ceria ini. Trauma, marah, sedih, gusar, takut. Semua ia rasakan dan merubah shafia menjadi gadis yang pendiam dan jarang bicara. Semua Perasaan yang dia rasa, membuatnya termotivasi untuk dia salurkan lewat musik dan lagu yang ia ciptakan.
Todos los derechos reservados
#887
musik
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Elegi Rasa : Pergi
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • IM IN LOVE
  • Langit Untuk Laut
  • Waktu?
  • Tasbih Pembawa Jodoh
  • ZA&RA
  • Gus Zidan My Husband [SUDAH TERBIT]

Kadang menjadi begitu terlambat menyadari sesuatu akan membekaskan rasa sakit yang tak lekang oleh waktu. Saat cerita yang kelewat singkat dilalui menghantarkan pada sakit yang menghantui. Safir sudah merasakannya. Dua kali dalam hidup ia seperti dipermainkan rasa. Nila yang tak mau melihat. Dan Bianca yang pergi pada sesuatu yang tak terlihat. Ketika sepi melanda. Bukannya pada dunia yang luas, hanya pada dunianya sendiri yang tiba-tiba runtuh. Safir merasa begitu buruk di mata Bianca. Merasa begitu lelah di hadapan Nila. Dan malam itu, harusnya ia berusaha lebih keras. Saat si gadis berkata, "Aku pamit pulang, ya." Harusnya Safir membujuk lebih tegas. "Biar aku yang antar." Kenyataannya, Safir menjadi begitu terlambat. Saat rasa itu mulai tertambat. Hatinya justru sakit tanpa ada yang membebat.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido