HIRAETH - luka yang dipeluk -

HIRAETH - luka yang dipeluk -

  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 24, 2025
Anneth, gadis berusia dua puluh tahun, sedang berusaha memahami cinta yang perlahan berubah menjadi sunyi. Elvar, lelaki yang ia tunggu, sibuk mengejar masa depan-dan lupa cara pulang. Di antara jeda, pesan yang tak dibalas, dan rasa yang makin berat, Anneth mulai bertanya: apakah cinta harus diperjuangkan sampai ia kehilangan dirinya sendiri? Atau justru harus dilepaskan agar ia kembali menemukan rumah-dalam dirinya sendiri? Hiraeth bukan kisah cinta yang manis. Ini adalah kisah tentang belajar melepaskan dengan cara paling tenang. Tentang seseorang yang mencintai terlalu dalam, tapi akhirnya memilih menyelamatkan dirinya sebelum habis.
All Rights Reserved
#259
psikologis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SEMESTA TAK MERESTUI
  • Rewind : Memutar Waktu dan Kehilangan
  • Dibawah atap yang salah (hiatus)
  • Flat Heart
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • TAK BERSAMBUT
  • [END] When the Stars are Tired
  • CARAKU MENINGGALKANMU
  • Bahagia Ada Bersamanya (END)

Nura Silviani tidak pernah membayangkan bahwa cinta yang tumbuh perlahan bisa hancur secepat itu. Arka datang sebagai angin tenang yang menghapus luka-luka lama, lalu berubah menjadi badai yang meluluhlantakkan semuanya. Mereka pernah saling percaya. Pernah saling membayangkan masa depan. Namun, kehidupan tak berjalan seindah rencana. Cinta diuji, luka disimpan, dan akhirnya-perpisahan menjadi akhir yang tak bisa dihindari. Saat Nura mencoba bertahan, Arka memilih melepaskan. Saat Nura menunggu di tengah gerimis, Arka menghilang dalam kabut diam. Semesta seperti tak ingin mereka bersama, meski hati masih saling menatap dari kejauhan. Dan bahkan setelah bertahun-tahun berlalu, perasaan itu tetap ada, tinggal di ruang paling sunyi dalam hati Nura. "Aku mencintaimu, bahkan saat semesta tak merestui."

More details
WpActionLinkContent Guidelines