Solraeth: The Stolen Sun

Solraeth: The Stolen Sun

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 18, 2025
Apa jadinya jika gadis menyedihkan yang membosankan tiba-tiba terbangun di pagi hari dalam keadaan gelap gulita, awalnya ia masih mencoba berpikir positif, karena sudah sedari seminggu lalu-langit selalu mendung, namun tak kunjung turun hujan. Di sekolah, dia menikmati bekalnya sendirian di taman belakang, ditemani oleh tiga kucing favoritnya. "Dua temanku sibuk rapat, aku main sama kalian saja, meng!" Selang beberapa detik dari hal itu, petir turun menyambar lokasi yang tidak terlalu jauh dari sekolah, membuatnya tersentak. Dirinya semakin ternganga saat ada kemunculan lelaki yang tampak kejam di hadapannya, menuntutnya untuk mengembalikan matahari. . . . Cerita tidak dilanjut, terimakasih.
Creative Commons (CC) Attribution
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hi Crush! (udah selesai)
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • Rasa dan Harapan
  • GARAYA : Pair Of Lose Colors ( SEGERA TERBIT)
  • jill and the school, siapa yang tidak nyata?
  • SEBUAH KISAH DARI HATI YANG PATAH
  • Viva La Vida
  • Our Times (Completed)
  • Pieces of Light

UDAH SELESAIII!!! Aku tau rasanya nunggu cerita yang up nya lama huaaa :") • Cuma cerita biasa kok, rl dengan topping imagination ✨ Selamat membaca yops!!! Langsung cek i dot! __________________________________ "Ko tau ga kenapa matahari terbenam selalu indah" Aku menunjuk matahari yang mulai menurunkan radarnya. "Karena matahari capek bersinar karena selalu dikeluh in orang?" Plak "Apa hubungannya coba! Masa matahari tergantung sama kita sih" "Ya kali aja. Terus apa? Aku belom pernah denger" "Kata matahari 'Aku sedang membiarkan para manusia menikmati pesonaku sebelum aku menghilang' gitu katanya. Barusan dia bilang ke aku. Bener yang Koko bilang emang matahari sering dikeluhin orang karena panas tapi matahari bukan manusia yang suka pundung. Walaupun dia sebenernya sakit hati, dia tetep baik karena tetap bersinar seperti sedia kala." Ucapku panjang lebar. "Bukankah nanti dia kembali?" "Iya kembali dengan cara yang sama, mood yang sama. Menghilangnya hanya sementara dan mempersiapkan panggung untuk bulan beraksi. Dia menghilang sementara tapi dia berharap agar kita merindukannya." "Kata matahari 'kamu cantik' " "Ray. Di saksikan matahari, aku mau ngomong sebelum dia pergi" "Hm?" "I need to tell you something..." ______________________________________ Jangan main nyomot cerita orang ya! Nulisnya perjuangan melawan mager :") Punya otak kan? Jelas lah ya, pakek gih kasian dia gabut tauk! Kalau baca jangan lupa vote and comment okey!

More details
WpActionLinkContent Guidelines