Mereka bilang, usia 15 tahun adalah masa paling polos. Namun bagi Arunika Sandyakala, itu adalah labirin tanpa pintu keluar. Langit biru dan awan putih hari itu menjadi saksi bisu sebuah keputusan yang menghantuinya hingga belasan tahun kemudian. Kini, kata 'andai' menjadi teman akrab di setiap malamnya. Saat sebuah rahasia masa lalu mulai terkuak, mampukah ia menemukan titik penutup atas kesalahan yang tak pernah ia maafkan sendiri? Atau haruskah ia selamanya terjebak dalam memori yang membelenggunya?
More details