Elvara selalu tahu apa yang dia mau-dan dia tak ragu untuk menuntut dunia mewujudkannya. Keras kepala, egois, dan penuh ambisi, dia menjalani hidup seperti panggung, di mana semua orang harus mengikuti alurnya. Semua... kecuali satu orang: Narell. Narell bukan tipe yang suka banyak bicara. Dia tidak memaksa, tidak menuntut. Tapi di balik diamnya, ada kesabaran yang seolah tak ada habisnya. Ketika Elvara meledak, dia tetap diam. Ketika Elvara pergi, dia tetap menunggu. Dan ketika Elvara menyakiti, dia tetap memilih mencintai. Tapi seberapa lama seseorang bisa bertahan tanpa balasan yang layak? Apa cinta setabah itu tidak pernah lelah? Ini adalah kisah tentang seseorang yang dicintai tanpa syarat-dan tentang seseorang yang perlahan menyadari bahwa dunia tak harus selalu berputar di sekitarnya.
More details