Misteri Ingatan

Misteri Ingatan

  • WpView
    Reads 630
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 29, 2026
Setelah koma selama tujuh tahun akibat kecelakaan misterius, Im So Ra terbangun tanpa ingatan sedikit pun tentang masa lalunya. Namun ketika bayangan masa kecilnya perlahan muncul-rumah besar terbakar, tawa pria bertopeng, dan keluarga yang menghilang-So Ra menyadari bahwa amnesianya bukan kecelakaan biasa. Dibantu oleh suster baik dan pria asing yang penuh rahasia, So Ra menyusuri lorong gelap memorinya. Tapi semakin dalam ia mencari... semakin dekat ia dengan sesuatu yang seharusnya tetap terkubur. Rahasia keluarga, trauma psikologis, dan suara tawa dari bayangan masa lalu... Mampukah So Ra membedakan mana yang nyata, dan mana yang hanya manipulasi?
All Rights Reserved
#288
amnesia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ku Ingin Kau Kembali
  • jangan percaya seseorang
  • Senja Di ujung Jari [Rorasa]
  • Dibalik Cermin Keabadian
  • Miracle of Survival [END]
  • RHEINAARA || Back From The Lost
  • Orchid of Retribution
  • RAGU : THE SECRET STORY
  • 7th Anniversary
  • Aksara Cinta || ON GOING

"Rerin batal gugat cerai, kamu? Karena berhasil kamu tipu?" "Iya. Keluarga aku pintar. Rerin dan keluarganya bodoh, makanya berhasil aku ngelabui dan tipu." "Kejam, kamu!" "Dari pada aku kehilangannya! Keinginan mama ku penuhi, Rerin akan tetap ada dalam hidupku! Ya, lebih baik ku poligami, Ric. Walau yang Rerin tahu, pernikahanku dan Lia hanya pura-pura, padahal... ya.. kamu tau segalanya, Eric." Rerin yang berdiri dengan kue tar di tangannya di samping pintu rumah Eric yang terbuka lebar, bagai tersambar petir mendengar kata demi kata yang keluar dari mulut suaminya dan sahabat suaminya. Tubuhnya dari ujung kaki hingga ujung kepal gemetar hebat. Dan detik ini, kepala Rerin terlihat menggeleng kuat dengan tatapan nanarnya. Tidak ada air mata, karena Rerin berhasil menahannya. Rerin yang... "Saat ini, aku sudah tau kebusukanmu, Sander! Ku janji, di hari ulang tahunmu besok pagi, surat cerai sudah ada di atas meja kerjamu! Ya! aku membuangmu, Sander!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines