We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
One Week With Sadipta

One Week With Sadipta

  • WpView
    Reads 341
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 27, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Tentang sekumpulan anak SMP yang baru memulai masa pubertasnya. Pengalaman pertama Sadipta dalam dunia percintaan baru saja dimulai, dan dimulai pada orang yang salah. Jika takdir tak mampu menyatukan mereka, biarlah halusinasinya yang memiliki gadis berparas cantik berwajah manis yang telah berteman dengannya sejak usia kanak-kanak. Takdir menggila saat Sadipta terikat oleh suatu perjanjian yang dia cetuskan sendiri. Semuanya menjadi berubah karenanya. Pertemanan mereka diuji dalam satu waktu hingga harus memilih antara cinta atau persahabatan yang telah dibangun semenjak kecil. Notes: buat kalian yang mungkin ragu atau udah bosan baca part awal, kalian boleh baca part bawahnya dulu. Di sana penulisannya lebih rapi, hihi. Moga suka 💓
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Tsundere Maniak Susu
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines