Dirancang Untuk Sembuh

Dirancang Untuk Sembuh

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 18, 2025
Aluna tak sedang jatuh cinta. Ia hanya sedang belajar untuk tidak terlalu berharap pada apa pun yang tak bisa ia genggam. Di studio arsitektur yang penuh coretan dan malam-malam begadang, ia tumbuh menjadi seseorang yang kuat, namun tetap menyimpan satu nama dalam diam. Seseorang yang dulu pernah dekat, tapi perlahan menjauh tanpa sempat benar-benar pamit. Namanya tak pernah disebut lagi, tapi tetap tinggal di sketsa hidup yang belum selesai. Ia tak mencarinya, tapi juga belum bisa benar-benar melepaskannya. Lalu Nara datang, mahasiswa kedokteran yang sebelumnya hanya sebatas tahu dari jauh. Tak datang dengan janji, tak menawarkan harapan, hanya hadir dengan tenang dan perlahan memberi ruang. Tanpa banyak tanya, tapi cukup untuk membuat Aluna mulai bertanya pada dirinya sendiri: apakah hatinya masih tertutup rapat, atau diam-diam mulai retak karena hangat? Ini bukan kisah cinta yang meledak di awal, tapi tentang dua dunia yang pelan-pelan saling menyembuhkan. Di antara rancang bangun dan langkah penyembuhan, mereka berjalan berdampingan tanpa target, tanpa paksaan. Karena beberapa luka memang tidak bisa dihapus begitu saja. Tapi bisa... dirancang untuk sembuh.
All Rights Reserved
#69
kedokteran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sedalam Samudera
  • If I Had to Choose
  • ALUNA
  • Could you be a home for me? [TAMAT]
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]

Raina Ellara, seorang mahasiswi psikologi yang hidup dalam bayang-bayang tekanan, kesepian, dan gangguan mental, menyimpan rasa pada Biru-mahasiswa kedokteran yang diam-diam menjadi satu-satunya cahaya dalam hidupnya. Namun, rasa itu hanya tumbuh dalam diam, tak pernah sampai pada tujuan. Saat harapan terakhirnya memudar dan luka batin tak lagi tertahan, Raina memilih kembali kepada tempat yang paling ia pahami, keheningan yang tenang seperti dalamnya lautan. Sebuah kisah melankolis tentang cinta yang tak pernah terucap, luka yang tak pernah benar-benar sembuh, dan keikhlasan yang lahir dari sunyi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines